Lambat Alirkan Bola dan Kreativitas Jadi Masalah Kronis AC Milan

AC Milan
Berita Liga Italia: Analisis mendalam menunjukkan AC Milan kembali menunjukkan kelemahan lama yang sudah sangat akrab bagi tim, saat dikalahkan Parma di akhir pekan kemarin.
Kekalahan 0-1 di San Siro tersebut memperlihatkan ketidakmampuan rossoneri dalam membongkar pertahanan lawan yang menerapkan strategi blok rendah. Tim asuhan Max Allegri dinilai terlalu lambat dalam mengalirkan bola.
Meskipun AC Milan mendominasi penguasaan bola hingga 60 persen, mereka kekurangan kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Serangan yang dibangun seringkali berakhir dengan umpan silang yang tidak akurat atau aksi individu.
Kekurangan sosok penyerang tengah murni sebagai titik acuan di kotak penalti membuat Rafael Leao dan Christian Pulisic terisolasi. Hal ini merupakan masalah taktis yang terus berulang dan belum ditemukan solusinya oleh staf pelatih musim ini.
Selain tumpul di lini depan, koordinasi pertahanan rossoneri dalam mengantisipasi bola mati kembali menjadi titik lemah yang fatal. Gol Mariano Troilo di menit ke-80 berawal dari kegagalan pemain bertahan dalam mengawal pergerakan lawan.
Kurangnya dinamisme di lini tengah tanpa adanya Ruben Loftus-Cheek yang cedera semakin memperburuk situasi permainan tim rossoneri. Aliran bola dari lini belakang ke depan tampak terputus dan tidak memiliki visi yang jelas selama pertandingan.
Kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi Allegri untuk segera melakukan perubahan drastis pada sistem permainan tim asuhannya. Jika kelemahan familiar ini tidak segera diperbaiki, posisi rossoneri di papan atas klasemen Serie A.
Artikel Tag: serie a, ac milan, scudetto
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/lambat-alirkan-bola-dan-kreativitas-jadi-masalah-kronis-ac-milan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini