Kurban di Masa Pandemi, Umuh Manfaatkan Idul Adha Untuk Berbagi

Penulis: M. Aldi
Sabtu 01 Agu 2020, 06:45 WIB
Kurban di Masa Pandemi, Umuh Manfaatkan Idul Adha Untuk Berbagi

Umuh Muchtar ketika melaksanakan kurban

Berita Liga 1 Indonesia: Hari Raya Idul Adha dirayakan Umuh Muchtar dengan menyembelih hewan kurban. Tercatat ada delapan sapi yang dikurbankan oleh Umuh yang dilakukan di dua tempat, yaitu kawasan Kiaracondong, Bandung dan Tanjungsari.

Komisaris Persib sekaligus manajer tim itu memang pada setiap tahun selalu melaksanakan ibadah kurban. Kondisi di Indonesia yang sedang dilanda wabah covid-19 pun tidak menghentikan dia untuk memotong hewan kurban dan berbagi dengan sesama.

Bahkan Umuh semula berencana memotong sapi lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Namun akhirnya dia urung melakukan itu dan hanya menyembelih delapan hewan kurban saja, sama seperti tahun 2019 lalu.

"Justru harus lebih semangat, saya malah maunya lebih banyak, tapi ya lah disesuaikan minimal sama lah dengan tahun kemarin kurbannya," terang Umuh ketika diwawancara oleh wartawan pada saat menyaksikan sapinya disembelih.

Kondisi pandemi memang membuat situasi ekonomi di masyarakat menjadi kacau. Imbasnya daya beli pun menurun dan kini daging merupakan bahan pangan yang jarang dikonsumsi. Mengingat harga daging yang terbilang mahal.

Maka dari itu Umuh berharap ibadah kurbannya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat setidaknya yang tinggal di sekitar rumahnya. Umuh juga merasa kurban di tahun ini menjadi lebih bermakna dari sebelumnya.

"Jadi memang dalam keadaan seperti ini banyak masyarakat yang membutuhkan dan banyak juga yang tidak mampunyai kan mereka ya jadi senang, minimal satu keluarga di atas satu kiloan," kata pria berusia 72 tahun itu.

"Maknanya lebih, makna untuk yang sekarang lebih terasa karena saya merasakan masyarakat dengan covid ini yang terasa, saya lebih merasa bermanfaat sekarang, pada tahun ini," tukas pria yang akrab disapa pak Haji tersebut.

Artikel Tag: umuh muchtar, Persib, Kurban

198  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini