Klub Terkaya Inggris & Nilai Kekayaan Pemiliknya

Penulis: Ali
Selasa 22 Des 2015, 01:37 WIB
Klub Terkaya Inggris & Nilai Kekayaan Pemiliknya

Klub-klub di Liga Primer Inggris mendominasi daftar klub terkaya di dunia dengan menduduki lima dari sepuluh klub terkaya mengungguli Spanyol, Italia dan Jerman

Ligaolahraga.com -

Ligaolahraga - Klub-klub di Liga Primer Inggris mendominasi daftar klub terkaya di dunia dengan menduduki lima dari sepuluh klub terkaya mengungguli Spanyol, Italia dan Jerman. Klub-klub asal Italia dan Spanyol masing-masing hanya mendapat dua tempat dan satu tempat lainnya diisi Bayern Muenchen dari Jerman.

Lima klub terkaya asal Inggris itu adalah Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Liverpool. Manchester United masih menjadi klub terkaya di Inggris dengan nilai 2,05 miliar pound sterling atau sekitar Rp 41,7 triliun.

 

Nilai itu membuat Manchester United berada pada posisi ketiga klub terkaya di dunia. Semua saham Setan Merah dikuasai keluarga pengusaha asal Amerika Serikat, keluarga Glazer.

 

Manchester City, yang baru saja mendapat suntikan modal dari investor Cina, berada di tempat keempat klub terkaya di dunia.

 

Manchester City diperkirakan bernilai 1,98 miliar pound sterling atau setara dengan Rp 41,1 triliun. Sebagian besar saham City kini dimiliki The City Football Group, yang merupakan perusahaan buatan pangeran Kerajaan Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour.

 

Sedangkan sebagian kecil saham klub itu dimiliki oleh China Media Capital.

 

Chelsea berada pada posisi keenam klub terkaya di dunia. Klub yang 100 persen sahamnya dimiliki taipan minyak Rusia, Roman Abramovich, itu bernilai 907 juta pound sterling atau setara dengan Rp 18,8 triliun.

 

Sedangkan Arsenal berada pada posisi ketujuh dengan nilai 865 juta pound sterling atau setara dengan Rp 17,9 triliun.

 

Mayoritas saham Arsenal dimiliki pengusaha asal Amerika Serikat, Stan Kroenke. Adapun pengusaha asal Rusia, Aliser Usmanov, dan pengusaha asal Inggris keturunan Iran, Farhad Moshiri, menjadi pemegang saham minoritas.

 

Liverpool, yang dimiliki perusahaan asal Amerika, Fenway Sports Group, berada pada posisi kedelapan klub terkaya di dunia. The Reds ditaksir bernilai 650 juta pound sterling atau setara dengan Rp 13,4 triliun.

 

Posisi klub terkaya masih ditempati Real Madrid dengan nilai 2,16 miliar pound sterling atau setara dengan Rp 44,8 triliun.

 

Semua saham Madrid dikabarkan dimiliki para suporternya.

 

Adapun rival terberat Real Madrid, Barcelona, berada pada posisi kedua dengan nilai 2,095 miliar pound sterling atau setara dengan Rp 43,4 triliun.

 

Sama seperti Madrid, saham Barcelona juga dimiliki para suporter.

 

Klub Jerman, Bayern Muenchen, menjadi klub terkaya kelima di dunia dengan 1,5 miliar pound sterling atau sekitar Rp 31,1 triliun.

 

Saham Muenchen 75 persen di antaranya dimiliki anggota klub. Sedangkan tiga perusahaan besar asal Jerman—Adidas, Audi, dan Allianz—masing-masing memiliki 8,3 persen saham The Bavarians.

 

Dua klub Italia, Juventus dan AC Milan, berada pada posisi paling buntut daftar sepuluh klub terkaya di dunia.

 

Juventus, yang mayoritas sahamnya dimiliki keluarga Agnelli, dinilai seharga 554 juta pound sterling atau setara dengan Rp 11,4 triliun.

 

Sedangkan AC Milan, yang dimiliki mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi, ditaksir memiliki nilai 513 juta pound sterling atau setara dengan Rp 10,6 triliun.

 

Daftar pemilik klub Liga Primer

 

Premier League dianggap menjadi salah satu liga terbaik di dunia, dengan menguras pundi-pundi uang kas dari Sky dan BT TV, dan kini semua yang terlibat di industri ini memiliki uang lebih banyak daripada sebelumnya.

 

Di Premier League terdapat orang-orang kaya dan terkenal, dan itu bukan hanya bagi mereka yang berada di atas lapangan. Karena para orang di balik layar juga mendapatkan pundi-pundi uang dari olahraga ini.

 

Dan setelah Manchester City mengumumkan jumlah investasi segar sebesar 265 juta poundsterling dari Cina.

 

City Football Group mengumumkan bahwa mereka mendapatkan investasi besar tersebut dari China Media Capital.

 

Setelah diskusi dalam waktu yang cukup lama, konsorsium asal Cina tersebut mengambil alih sekitar 13% saham klub.

 

Tidak hanya itu saja, sumber pendapatan klub juga banyak didapatkan dari hak siar televisi yang terus meningkat tiap musim.

 

Namun dari banyaknya uang yang bertebaran di Premier League, pemilik klub adalah salah satu yang mendapatkan keuntungan itu, dan berikut kami sajikan daftar kekayaan dari para pemilik klub di Premier League.

 

Norwich - Delia Smith / Michael Wynn Jones - £ 23 juta

 

Delia Smith, wanita berusia 73 tahun tersebut adalah pemegang saham mayoritas Norwich. Ia juga adalah seorang wanita yang pandai memasak, dan buku memasaknya berhasil menjadi best seller di Inggris Raya.

 

Tidak hanya itu, ia juga merupakan host sebuah televise di kota Norwich. Bersama Michael Wynn-Jones mereka menyelamatkan The Canaries dari kebangkrutan pada tahun 1996.

 

Mereka memberikan perngaruh yang sangat positif bagi klub, ketika mereka mengambil alih klub yang berdomisili di Carrow Road, kini mereka menjadi salah satu pemilik klub yang menuai hasil positif setelah menginvestasikan uang mereka untuk klub.

 

 Swansea -  Keluarga Morgan - £ 32 juta

 

Pengusaha Morgan dan istrinya meluncurkan bisnis agen perjalanan pada tahun 1992 dan setelah itu mereka sukses besar dalam bisnis tersebut dalam tujuh tahun kemudian.

 

Kesuksesan tersebut akhirnya membawa mereka mengambil keputusan untuk menginvestasikan dana mereka untuk Swansea. Dan kini kekayaan mereka mencapai 32 juta poundsterling.

 

Dan salah satu anak dari pemilik Swansea tersebut, Charlie Morgan menjadi sumber perhatian setelah ditendang oleh Eden Hazard, karena dianggap mengulur-ulur waktu dengan memegang bola pada saat ia menjadi anak gawang pada saat Chelsea bertemu dengan The Swans.

 

Everton - Bill Kenwright - £ 33 juta

 

Bill Kenwright mendapatkan sebagian uangnya sebagai seorang produser teater West End namun ternyata ia tidak mendapatkan banyak dukungan dari fans Everton, karena dianggap gagal menangani klub yang kini tak juga mendapatkan prestasi.

 

Kenwright dan True Blue Holding membeli Everton pada tahun 1999 dari Peter Johnson, namun setelah 16 tahun mengendalikan klub, hampir tidak ada dana yang ia investasikan ke klub, dan pendukung The Toffees merasa geram dengan kedaan tersebut, terlebih jika melihat kekayaannya saat ini.

 

West Brom - Jeremy Peace - £ 50 juta

 

Ia merupakan seorang akuntan, broker dan banker, Peace meniti karier melalui dunia bisnis sebelum akhirnya bergabung dengan The Baggies pada tahun 2000. Dan ia tercatat memiliki kekayaan yang mumpuni sebagai pemilik klub, menjadi yang terkaya setelah pemilik Everton, Swansea dan Norwich.

 

Kekayaannya mencapai 50 juta poundsterling, dan Peace dikenal karena gayanya yang kaku dalam memimpin di The Hawthorn, namun ia mulai melunak sejak mempekerjakan Tony PUlis, di tengah spekulasi lanjutan yang terus mengatakan jika ia ingin menjual klub.

 

Bournemouth - Maxim Demin - £ 100 juta

 

Ia terkenal dengan kesederhanaan di belakang cerita dari Bournemouth, Maxim Denim memiliki kekayaan mencapai 100 juta poundsterling, namun dirinya tetap low profile dengan ukuran orang yang memiliki kekayaan yang berlimpah.

 

Pengusaha asal Rusia tersebut menjadi pemilik klub pada tahun 2011 dan sejak saat itu ia mengawasi sepak terjang klubnya di Premier League. Pendapatkannya tentu bisa terus bertambah, namun hal itu tentu saja bisa didapatkan ketika prestasi klubnya terus membaik.

 

Watford - Giampaolo Pozzo - £ 120 juta

 

Giampaolo Pozzo adalah seorang pengusaha asal Italia dan ia merupakan bagian dari keluarga yang memiliki tiga klub sepakbola, Udinese, Granada dan Watford. Keluarga yang benar-benar yang sangat menyukai sepakbola tentunya.

 

Namun ia sering mendapatkan kritik karena sering menggunakan relasi kekeluargaan untuk mendapatkan pemain, namun Pozzo membimbing The Hornets kembali ke Premier League dan menghabiskan dana yang signifikan pada musim panas 2015.

 

Crystal Palace - CPFC2010 - £ 398 juta

 

Palace dimiliki oleh konsorsium empat pengusaha dan fans lokal, dipimpin oleh ahli marketing Stave Parish.

 

Empat penggemar akhirnya berhasil menyelamatkan Palace dari administrasi pada tahun 2010 ketika mereka berhasil mengambil alih klub setelah negosiasi dengan kreditur.

 

Dia bergabung dalam konsorsium bersama Steve Browett seorang ahli wine, pemilik Churchill Insurance Martin Long dan ahli investasi Jeremy Hoskins. Browett adalah penghubung utama dari grup tersebut dan fans, dan terus menggiring secara teratur hubungan itu dalam rencana lima tahun.

 

Namun empat orang tersebut bisa bergabung dengan investor Amerika, Josh Harris dan David Blitzer yang bersama-sama memiliki klub hoki , Devils New Jersey dan tim basket Philadephia 76ers. Mereka dikabarkan di ambang kesepakatan untuk membeli saham di klub.

 

Aston Villa - Randy Lerner - £ 640million

 

Pengusaha Amerika membuat jalan di dunia bisnis dengan berbagai perusahaan investasi sebelum akhirnya perusahaan waralaba Clevaland Browns NFL mengambil alih pada tahun 2002 ketika ayahnya Al meninggal.

 

Empat tahun kemudian, Lerner membeli Aston Villa dari Doug Ellis dengan harga sebesar 60 juta poundsterling dan membantu mendanai klub dalam periode di bawah kepemimpinan manajer Martin O’Neill.

 

 

 

Pada Mei 2004 Lerner mengumumkan niatnya untuk mencoba menjual klub, tapi hingga saat ini belum ada pembeli yang berniat mengambil alih klub dari tangannya.

 

West Ham - David Sullivan - £ 850 juta

 

Bersama dengan rekannya, David Gold, David Sullivan akhirnya mengambil alih West Ham pada tahun 2010 setelah mengakuisisi saham klub sebesar 50 persen, dengan Karren Brady bergabung sebagai wakil ketua.

 

Sebelumnya ia terkenal dengan kerajaan pornonya, Sullivan telah melangkah untuk melakukan negosiasi kontroversial untuk membawa The Hammers ke stadion Olimpiade pada awal musim 2016 mendatang, stadion yang memiliki kapasitas 80 ribu tempat duduk ini akan menjadi kandang The Hammers untuk sementara waktu.

 

Stoke City – keluarga Coates - £ 925 juta

 

Peter Coastes dan kaluarganya menjadi terkenal dengan munculnya Bet365, di mana mereka mendapatkan kucuran dana dari bisnis tersebut, tapi ia sendiri adalah pemegang saham mayoritas klub sebelum itu.

 

Dalam kurun waktu  dua musim sebagai pemiik, Coastes telah melihat pembentukan Stoke sebagai salah satu klub di Premier League dan kompetisi di Eropa pada tahun 2011-12 silam. dan kini klub mulai menjejakkan kakinya di pentas tertinggi sepakbola Inggris.

 

Liverpool - John Henry - £ 1 miliar

 

Seorang pengusaha olahraga di Amerika Serikat, Henry dan Fenway Sports Goruo menjadi nama keluarga di daerah pesisir pantai ini ketika mereka mengambil alih Liverpool pada tahun 2011 silam.

 

Tidak asing dengan kontroversi Henry memecat Kenny Dalglish sebagai pelatih pada tahun 2012 karena tidak bisa membawa Liverpool finis di papan atas klasemen Premier League, meski di musim sebelumnya ia menyelamatkan klub dan menyerahkan tampuk kekuasaan pada Brendan Rodgers. Dan kini ia memiliki proyek ambisius usai mendatangkan Jurgen Klopp ke Anfield.

 

Leicester - Vichai Srivaddhanaprabha - £ 1.4 miliar

 

CEO King Power Dutty Freem Srivaddhanaprabha membeli Leicester City pada bulan Agustus 2010 setelah tiga tahun mengikat mereka dengan kesepakatan sponsorship, sebuah kesepakatan yang kemudian mulai terlihat manis saat ini.

 

Sekarang ia menangani klub bersama anaknya Aiyawatt, dan kiprah mereka akhirnya berhasil membawa The Fox kembali ke Premier League sebelum mengambil keputusan kontroversial dengan memecat manajer Nigel Pearson.

 

Southampton - Katharina Liebherr - £ 1.9 miliar

 

Katharina menjadi lebih dikenal publik ketiak ia mengabil alih tampuk kekuasaan dari ayahnya, Markus Liebherr yang meninggal mendadak karena serangan jantung pada tahun 2010. Namun setelah itu ia sering menjadi sasaran kemarahan pendukung Southampton karena keputusannya.

 

Ia mendapatkan banyak protes dari penggemar pada tahun 2014 setelah klub melepaskan beberapa pemain bintang mereka, namun hal itu bisa sedikit teratasi setelah pengangkatan Ronald Koeman sebagai manajer dan tampil mengesankan pada musim204-15 di Premier League.

 

Sunderland - Ellis Short - £ 2.4 miliar

 

Ia adalah penguasaha berdarah Irlandia-Amerika,Short memiliki perusahaan Kildare Partners sebelum memperoleh saham mayoritas di Sunderland pada tahun 2008. Dan saat ini ia memiliki kekayaan yang sangat besar karena perannya di klub.

 

ia memiliki perjanalan yang tidak terlalu buruk, karena berhasil terus lolos dari jurang degradasi dengan bebereapa kali lolos dari lubang jarum ketika klub berada di bawah kepemimpinannya.

 

 

Manchester United - Keluarga Glazer - £ 3 miliar

 

Setelah runtuhnya dinasti Magnier-McManus, Glazer kemudian tergerak untuk membeli saham di United pada tahun 2003 dan setelah melakukan manuver selama dua tahun, ia akhirnya memegang kontrol mayoritas klub pada tahun 2005.

 

Ia sama sekali tidak disukai oleh para fans, bahkan beberapa memisahkan diri untuk membentuk FC United of Manchester, penolakan itu terus terjadi, karena beberapa kelompok fans tidak menyukai pemilik klub yang baru tersebut.

 

Malcom Glazer meninggal pada usia 85 tahun di tahun 2014, tapi kematiannya tidak menyebabkan perubahan yang signifikan mengenai bagaimana klub dijalankan, karena anaknya, Joel dan Avram mengambil alih kendali bersama-sama sebagai ketua.

 

Newcastle - Mike Ashley - £ 3.5 miliar

 

Mike Ashley membuat peruntungan sendiri di industri olahraga, khususnya franchise Sport Direct. Bersama Newcastle ia memiliki dana yang sangat besar dalam beberapa tahun setelah mengambil alih klub.

 

Ashley kemudian menjadi sorotan ketika di tahun 2007 membeli saham sebesar 41 persen Newcastle sebelum akhirnya ia mengakusisi saham utama ketiak ketua Freddy Shepherd mengundurkan diri pada tahun 2007.

 

Ia mendapatkan kecaman karena kurangnya ambisi yang dimiliki untuk membuat klub lebih maju, keenganannya untuk berinvestasi secara penuh di klub membuatnya tidak disukai oleh para fans yang saat ini bertambah miris dengan kondisi klub.

 

 

Arsenal - Stan Kroenke - £ 4 miliar

 

Seorang penguasaha Amerika, Kroenka bergabung dengan dewan Arsenal pada tahun 2008. Tiga tahun kemudian ia meningkatkan kepemilikan saham sebesar 61 persen setelah membelinya dari Danny Fiszman dan Lady Nina Bracewell-Smith.

 

Fans tidak banyak menyukainya, karena Kroenke  jarang memberikan keterangan pada sesi wawancara, tidak hanya itu, fans juga merasa geram karena ia tidak berbicara dengan terbuka mengenai bisnis klub dan tentang niatnya di masa yang akan datang.

 

Tottenham - Joe Lewis - £ 4.9 juta

 

Ia merupakan salah satu miliarder asal Inggris yang mendapatkan sebagian besar uangnya dari bisnis perdagangan mata uang, Joe Lewis adalah investorutama bersama Tavistock  Group yang pada akhirnya terbelit masalah, termasuk Tottenham.

 

 Lewis adalah salah satu orang terkaya di dunia, dengan masuk ke peringkat orang terkaya di dunia menurut Forbes, pada tahun 2014 ia termasuk ke dalam 10 orang terkaya di dunia.

 

Chelsea - Roman Abramovich - £ 5.3 miliar

 

Mungkin ia adalah pemilik klub paling terkenal di Inggris, Roman Abramovic adalah salah satu orang terkaya di dunia setelah mengumpulkan kekayaan pribadinya dari industri minyak, baja dan pertambangan dalam usahanya di Rusia.

 

Ia kemudian membeli Chelsea padatahun 2003 dengan dana sebesar 400 juta poundsterling, Abramovic juga mengubah sepakbola Inggris dan telah mendapatkan kesuksesan besar dalam sepanjang sejarah klub, karena rentetan hasil memuaskan ia dapatkan.

 

Ia juga dikenal sangat gemar memecat pelatih, Abramovich juga merupakan salah satu sosok yang paling dominan dan berpengaruh dalam sepakbola selama beberapa dekade terakhir.

 

Manchester City - Mansour bin Zayed Al Nahyan - £ 20 miliar

 

Jika Abramovich mengubah Chelsea, maka kemudian Sheikh Mansour memberikan keajaiban bagi Manchester City dengan gelontoran dana fantastis.

 

Pada tahun 2008 ia membeli City dengan harga sebesar 200 miliar poundsterling dan ia membuat The Citizens sebagai salah satu klub terkaya dalam sejarah sepakbola Inggris dalam semalam.

 

Sebagai ketua Abu Dhabi United Group, Mansour telah merogoh kocek yang tidak sedikit, dengan mendatangkan beberapa bintang top ke Etihad Stadion.

 

 

 

Investasinya membawa kesuksesan yang tak tertandingi dengan meraih dua gelar Premier League dan beberapa musim mengesankan di Liga Champions, meskipun sampai sekarang mereka masih belum berhasil gelar di kancah Eropa.

Artikel Tag: Klub Terkaya Inggris, Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Liverpool, Sheikh Mansour, China Media Capital

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/klub-terkaya-inggris-nilai-kekayaan-pemiliknya
11285  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini