Kenang Ejekannya kepada Ruud Van Nistelrooy, Martin Keown: Dia Ketakutan!

Penulis: Fery Andriyansyah
Minggu 03 Mei 2020, 17:30 WIB
Kenang Ejekannya kepada Ruud Van Nistelrooy, Martin Keown: Dia Ketakutan!

Martin Keown mengejek Ruud van Nistelrooy setelah gagal menjadi eksekutor penalti. (Foto: Getty Images)

Berita Liga Inggris: Mantan bek Arsenal, Martin Keown, terlibat perseteruan dengan striker Manchester United Ruud van Nistelrooy dalam pertandingan Premier League pada 2003 lalu. Dalam tajuk 'The Battle of Old Trafford' itu, Keown mengejek van Nistelrooy karena gagal mengeksekusi penalti di detik-detik terakhir pertandingan.

Manchester United dan Arsenal memainkan pertandingan pekan keenam Primer League musim 2003-04 di Old Trafford pada 21 September 2003, dan The Gunners bertamu dengan bermodalkan tanpa kekalahan dalam lima pertandingan sebelumnya.

Pertandingan berjalan panas selama 15 menit terakhir saat skor masih imbang 0-0, hingga akhirnya kapten Arsenal Patrick Vieira diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar van Nistelrooy pada menit ke-80. Keown dan penjaga gawang Jens Lehmann dibuat geram dan keributan tidak dapat dihindarkan. Vieira bahkan berusaha mengejar striker asal Belanda itu tetapi dihadang pelatih para pemain The Red Devils.

Puncak keributan terjadi ketika Manchester United mendapatkan tendangan penalti pada masa perpanjangan waktu setelah Keown dianggap melanggar Diego Forlan. Bertindak sebagai eksekutor, sepakan van Nistelrooy justru membentur mistar dan Keown menyambutnya dengan "menyerang" striker asal Belanda itu.

Keown kemudian mendapat larangan tiga pertandingan karena tindakannya terhadap van Nistelrooy, tetapi hasil imbang itu terbukti amat penting bagi Arsenal. Tim Arsene Wenger menyudahi musim 2003-04 sebagai juara Premier League, dengan catatan emas tidak terkalahkan sepanjang musim.

Dalam sebuah percakapan antara Ray Parlour dan Keown yang membahas kembali pertikaian dengan van Nistelrooy, Parlour mengatakan kepada BT Sport: "Itu adalah titik balik di mana saya benar-benar berpikir bahwa kami akan berjuang setelah kapten kami diusir dalam pertandingan besar. Anda bisa melihat Patrick, dia menjauhkan kakinya, dia tidak menyentuh van Nistelrooy sama sekali dan itulah yang memicu permusuhan."

Berbicara tentang pertandingan dan insiden itu, Keown menambahkan: "Pertandingan itu akan berakhir imbang, kemudian penalti diberikan kepada saya yang saya pikir itu bukan penalti. Saya tahu bahwa saya akan disalahkan dan jika itu menjadi gol, maka kami tidak akan melewati musim tidak terkalahkan. Kami seharusnya tidak bereaksi seperti itu, tetapi itu adalah pertandingan yang sangat bergairah dan Anda dapat melihat para pemain bereaksi.

"Saya pikir mereka membuat kami tersingkir dari semifinal Piala FA [April 2004] dan itu adalah kali berikutnya saya menjabat tangan Van Nistelrooy, dan dia tampak agak ketakutan ketika saya menawarkan untuk berjabat tangan dengannya. Dia tampaknya menerima permintaan maaf saya, tetapi kami tidak membawa masalah apa pun. Kami menghormati mereka, di sana terdapat pemain-pemain yang benar-benar berbakat."

Manchester United sendiri akhirnya bisa mengalahkan Arsenal dengan skor 2-0 di Old Trafford pada musim berikutnya, dan itu menjadi kekalahan pertama The Gunners setelah melewati 49 pertandingan tanpa ternodai di Premier League.

Artikel Tag: martin keown, Ruud Van Nistelrooy, Arsenal, Manchester United

10153  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini