Kapten Spanyol Alvaro Morata Merasa Lebih Bahagia Di Luar Negaranya

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 09 Jul 2024, 14:24 WIB
Alvaro Morata pernah bermain untuk Real Madrid, Juventus dan Chelsea sebelum bergabung dengan Atletico Madrid pada 2019. (Foto: AP)

Alvaro Morata pernah bermain untuk Real Madrid, Juventus dan Chelsea sebelum bergabung dengan Atletico Madrid pada 2019. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Kapten timnas Spanyol, Alvaro Morata, mengatakan bahwa "kemungkinan" Euro 2024 adalah turnamen terakhirnya bersama negaranya dan kembali mengungkit kemungkinan meninggalkan Atletico Madrid, mengatakan "di Spanyol tidak ada rasa hormat untuk apa pun atau siapa pun."

Morata, 31 tahun, telah tampil sebagai starter dalam empat dari lima pertandingan Spanyol di Euro sejauh ini, mencetak gol dalam kemenangan 3-0 di fase grup atas Kroasia, dan diperkirakan akan tampil saat timnya menghadapi Prancis di semifinal pada Selasa (9/7) di Munich.

Penyerang, yang bulan lalu mengatakan bahwa akan lebih mudah baginya bermain di luar negeri karena perlakuan para pendukung terhadap dirinya dan keluarganya, pekan lalu mengkonfirmasi bahwa ia akan tetap bertahan di Atletico, dengan mengatakan bahwa ia "tidak akan berhenti" sampai ia memenangkan trofi bersama klub.

"Bisa jadi ini adalah [turnamen terakhir saya bersama Spanyol]," kata Alvaro Morata kepada surat kabar El Mundo pada hari Senin (8/7). "Itu sebuah kemungkinan yang tidak ingin saya bicarakan terlalu banyak, tapi itu mungkin saja terjadi."

Alvaro Morata - yang pernah bermain untuk Real Madrid, Juventus dan Chelsea sebelum bergabung dengan Atletico pada 2019 - memiliki hubungan yang sulit dengan beberapa pendukung Spanyol.

Ia beberapa kali disiuli oleh para pendukung tuan rumah selama kampanye Euro 2020 Spanyol, dan sekali lagi di Bernabeu saat pertandingan persahabatan melawan Brasil pada Maret tahun ini.

"Di Spanyol sulit bagi saya untuk merasa bahagia," ujar Morata. "Tidak diragukan lagi [saya lebih bahagia di luar Spanyol]. Saya telah mengatakannya berkali-kali. Yang terpenting, karena orang-orang menghormati saya. Di Spanyol tidak ada rasa hormat untuk apa pun atau siapa pun."

Alvaro Morata akan tersedia untuk bermain melawan Prancis setelah laporan awal yang keliru mengatakan bahwa ia menerima kartu kuning setelah diganti dalam kemenangan 2-1 Spanyol di perempat final atas Jerman.

"Beberapa hari yang lalu, orang-orang mengatakan saya menangis [di pinggir lapangan] karena saya mendapat kartu kuning," ujar Morata. "Omong kosong apa itu! Saya menangis karena negara saya, dengan saya sebagai kapten, berhasil melaju ke semifinal. Saya tidak akan pernah bisa mengkritik seseorang yang menangis karena hal itu. Tetapi saya dikritik, ketika saya memotong tangan saya demi memenangkan Euro."

"Saya coba menikmati turnamen ini, yang bisa jadi merupakan pertandingan terakhir saya bersama tim nasional, dan di masa depan, apa yang akan terjadi, biarlah terjadi," katanya. "Mungkin suatu hari nanti mereka akan merindukan saya. Setiap hari, momen untuk pergi semakin dekat, itulah mengapa saya menikmatinya, itulah mengapa saya menangis, itulah mengapa saya akan menangis pada apa pun yang akan terjadi, baik atau buruk."

Alvaro Morata sempat dikaitkan dengan kepindahannya dari Atletico musim panas ini setelah secara terbuka mempertanyakan kepercayaan klub terhadap dirinya, namun tampaknya ia telah meredam rumor tersebut dengan unggahannya di media sosial pekan lalu.

Ia mengatakan kepada El Mundo bahwa ia masih ragu, dengan mengutip pengalamannya baru-baru ini di mana teman-temannya "mengalami masalah" karena mengenakan kaus dengan namanya.

"Itu tidak bagus," katanya. "Itulah mengapa saya masih berpikir, meskipun saya fokus pada Euro, saya tidak tahu apakah yang terbaik bagi saya adalah tetap tinggal di Spanyol. Saya mengatakan bahwa saya ingin sekali memenangkan trofi juara bersama Atletico, tetapi kemudian Anda harus menimbang apakah itu layak atau tidak."

"Dalam sepak bola, tidak ada yang pasti," tambah Alvaro Morata dalam wawancara dengan El Desmarque. "[Bertahan di Atletico] adalah pendapat saya dari lubuk hati yang paling dalam, tetapi seperti yang sering saya katakan, terkadang bagi saya, berada di Spanyol itu sulit.

"Saya muak dengan pembicaraan bahwa saya berlagak jadi korban, bahwa saya mengeluh ... Saya hanya ingin ini berakhir dengan cara terbaik dan menikmatinya, karena ini bisa menjadi turnamen terakhir saya bersama tim nasional."

Artikel Tag: Alvaro Morata

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/kapten-spanyol-alvaro-morata-merasa-lebih-bahagia-di-luar-negaranya
663  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini