Kapten PSIS Semarang Rindu Atmosfir Sepak Bola Indonesia  

Penulis: Dayat Huri
Selasa 31 Mar 2020, 21:00 WIB
Kapten PSIS Semarang Rindu Atmosfir Sepak Bola Indonesia  

Kapten PSIS Semarang, Wallace Costa/dok PSIS

Berita Liga 1 Indonesia: Panjangnya masa penghentian Liga 1 Indonesia 2020 membuat Kapten PSIS Semarang, Wallace Costa rindu dengan atmosfir sepak bola tanah air. Ia berharap wabah virus Corona atau Covid-19 segera berakhir dan kompetisi sepak bola tanah air bisa dilanjutkan.

Pemain asal Brasil itu mengaku tidak hanya rindu dengan suasana pertandingan di stadion, tapi juga suasana latihan tim yang dalam beberapa waktu terakhir diliburkan manajemen dan tim pelatih.

"Saya saat ini rindu sekali dengan atmosfer pertandingan PSIS. Bahkan tak hanya pertandingan, atmosfer latihan dengan ditonton suporter juga sangat saya rindukan," kata Wallace Costa seperti dilansir laman resmi PSIS Semarang.

Saat ini Wallace Costa bersama rekan-rekannya setim tengah melakukan aktifitas latihan mandiri di rumah akibat skuat Laskar Mahesa Jenar yang tengah diliburkan. Baik Wallace Costa mau pun seluruh penggawa PSIS Semarang tetap berkewajiban menjaga kondisi fisik di tengah situasi pandemi virus Corona seperti sekarang.

"Intinya saya rindu sekali dengan atmosfer sepak bola di sini. Semoga situasi lekas membaik dan Liga 1 2020 kembali digelar supaya bisa menghibur pecinta sepak bola Indonesia dan khususnya pecinta PSIS," jelasnya.

Wallace Costa sendiri sepertinya masih harus sabar untuk mengobati kerinduannya terhadap atmosfir sepak bola. Apalagi PSSI telah mengeluarkan surat keputusan dengan nomor SKEP/48/III/2020 dijelaskan bahwasannya penghentian Liga 1 dan Liga 2 diperpanjang sampai dengan 29 Mei.

Jika status keadaan darurat penyebaran Covid-19 tidak diperpanjang pemerintah lebih dari 29 Mei, maka kompetisi akan dilanjutkan setelah 1 Juli. Tapi apabila ada perpanjangan masa tanggap darurat, maka kompetisi untuk musim 2020 tidak akan dilanjutkan.

Artikel Tag: Liga 1, PSIS Semarang, wallace costa

687  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini