Kalidou Koulibaly Akui Jadi Penyebab Kekalahan Senegal dari Norwegia

Kalidou Koulibaly sesali kesalahan yang merugikan Senegal. (Foto: Rob Newell - CameraSport via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Kapten Senegal, Kalidou Koulibaly, secara terbuka mengakui kesalahannya berkontribusi dalam kekalahan 3-2 dari Norwegia pada Selasa (23/6/2026) pagi WIB di Grup I Piala Dunia 2026. Hasil tersebut membuat peluang The Lions of Teraga untuk lolos ke babak 32 besar semakin menipis setelah sebelumnya juga kalah 3-1 dari Prancis pada laga pembuka.
Senegal sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit melalui dua gol Ismaila Sarr. Namun, dua gol Erling Haaland dan satu gol Marcus Pedersen memastikan kemenangan Norwegia di Stadion New York New Jersey. Kekalahan itu membuat The Lions of Teraga harus meraih kemenangan pada laga terakhir sambil berharap hasil dari grup lain menguntungkan mereka.
Beralih ke jalannya pertandingan, Kalidou Koulibaly menjadi sorotan setelah kehilangan bola yang berujung gol pembuka Norwegia. Kesalahan tersebut dimanfaatkan Pedersen untuk menaklukkan Edouard Mendy sebelum Haaland menggandakan keunggulan hanya beberapa menit kemudian.
Merefleksikan performanya, Koulibaly tidak mencari alasan atas hasil buruk yang diterima Senegal. "Sepak bola level tertinggi selalu ditentukan oleh detail. Tim yang membuat kesalahan paling sedikit biasanya akan menang. Hari ini saya membuat banyak kesalahan. Sangat disayangkan kalah dalam pertandingan seperti itu. Kami tahu level Piala Dunia sangat tinggi dan kami tidak boleh melakukan kesalahan sebanyak ini," ujar Koulibaly.
Masih dalam topik yang sama, bek berusia 35 tahun itu menilai timnya sudah menunjukkan respons yang baik setelah tertinggal. Meski gagal menyamakan kedudukan, ia memuji mentalitas rekan-rekannya yang terus berjuang hingga menit-menit akhir pertandingan.
"Kami membuat terlalu banyak kesalahan untuk bisa memenangkan pertandingan ini. Sangat sulit ketika harus terus mengejar ketertinggalan. Namun saya pikir tim bereaksi dengan baik secara mental. Para pemain melakukan segalanya untuk mencoba mendapatkan hasil imbang. Sekarang kami harus tetap percaya sampai akhir," kata Koulibaly.
Berpindah ke persaingan memperebutkan tiket fase gugur, Senegal kini hanya bisa berharap lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Untuk menjaga peluang tersebut, mereka wajib mengalahkan Irak pada laga terakhir Grup I yang akan berlangsung Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB.
Menanggapi situasi tersebut, Koulibaly menegaskan keyakinannya belum hilang. "Semua orang harus mendukung tim ini. Kami masih percaya bisa lolos, kalau tidak kami sudah pulang ke Senegal sekarang. Kami harus memenangkan pertandingan terakhir dan terus percaya sampai peluit akhir. Memang sangat sulit, tetapi kami membutuhkan dukungan semua orang," ujar Koulibaly.
Masih membahas kondisi tim, mantan pemain Napoli dan Chelsea itu menegaskan Senegal harus menunjukkan kebanggaan sebagai mantan juara Afrika. Menurutnya, kegagalan pada dua pertandingan pertama tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah begitu saja.
"Tim ini pernah menjadi juara Afrika dan kami tidak boleh berhenti sampai di sini. Kami menunjukkan sisi yang baik dan juga sisi yang buruk dalam dua pertandingan ini. Kami harus segera memperbaikinya. Motivasi tetap ada karena ini adalah Piala Dunia. Jika Anda tidak termotivasi bermain di sini, maka Anda tidak pantas berada di sini," kata Koulibaly.
Kini Senegal menghadapi pertandingan hidup-mati melawan Irak di Toronto. Kalidou Koulibaly dan rekan-rekannya tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga harus berharap hasil pertandingan lain cukup untuk menjaga mimpi mereka bertahan di Piala Dunia 2026.
Artikel Tag: norwegia, kalidou koulibaly, senegal, piala dunia, piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/kalidou-koulibaly-akui-jadi-penyebab-kekalahan-senegal-dari-norwegia

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini