Jesse Marsch Soroti Mental Kanada Usai Tertahan Bosnia

Sabtu 13 Jun 2026, 16:00 WIB - 123 views
Jesse Marsch menilai Kanada terlambat menunjukkan identitas

Jesse Marsch menilai Kanada terlambat menunjukkan identitas. (Foto: Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Kanada gagal memaksimalkan status tuan rumah saat ditahan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026, Sabtu (13/6/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut tetap bersejarah karena menjadi poin pertama yang diraih Kanada sepanjang keikutsertaannya di putaran final Piala Dunia, tetapi Jesse Marsch melihat masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki.

Jesse Marsch merasa Kanada terlalu lambat masuk ke dalam permainan. Timnya sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Jovo Lukic sebelum akhirnya menyamakan kedudukan lewat Cyle Larin pada akhir pertandingan. Menurutnya, performa babak kedua menunjukkan kualitas yang sebenarnya dimiliki skuad Kanada.

Dalam wawancara setelah pertandingan, Marsch juga menjelaskan keputusan mencadangkan Larin pada awal laga. Ia memahami penyerang Southampton tersebut tidak senang memulai pertandingan dari bangku cadangan, tetapi yakin sang pemain tetap bisa memberi dampak besar saat dibutuhkan.

“Lihat, saya tahu Larin tidak senang karena tidak menjadi starter. Kami sempat berbicara singkat soal itu, tetapi saya mengatakan kepadanya bahwa ia menjalani musim yang hebat bersama Southampton, baik saat menjadi starter maupun ketika masuk dari bangku cadangan,” kata Marsch.

Pelatih asal Amerika Serikat itu menilai persoalan terbesar bukan terletak pada taktik atau bola mati, melainkan keberanian tim untuk langsung memainkan gaya permainan mereka sejak menit pertama.

“Bagi saya ada beberapa hal dari situasi bola mati yang bisa kami perbaiki. Namun yang paling penting adalah mentalitas dan keberanian. Kami ingin memastikan para pemain memahami rencana permainan, memahami lawan, lalu benar-benar mengejar pertandingan dan menunjukkan identitas yang kami inginkan.”

“Kami melakukan itu pada babak kedua, tetapi tidak pada babak pertama. Itulah perbedaan terbesar pada pertandingan ini. Saya hanya ingin memastikan para pemain memiliki semua yang mereka butuhkan untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka.”

Menurut laporan usai laga, Kanada menguasai sebagian besar jalannya pertandingan setelah tertinggal. Marsch bahkan merasa hasil akhirnya cukup adil karena kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk meraih kemenangan. Ia juga memberi apresiasi kepada Bosnia dan Herzegovina yang tampil sesuai dengan perkiraan tim pelatih Kanada.

Kanada kini mengalihkan fokus ke pertandingan kedua Grup B melawan Qatar yang akan berlangsung pada Jumat (19/6/2026) pagi WIB di Stadion BC Place Vancouver. Setelah meraih poin pertama dalam sejarah Piala Dunia, Les Rouges berharap bisa meraih kemenangan perdana mereka di hadapan pendukung sendiri.

Artikel Tag: kanada, bosnia, piala dunia 2026, jesse marsch

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/jesse-marsch-soroti-mental-kanada-usai-tertahan-bosnia
123
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini