Jamie Carragher Nilai Pilihan Pelatih Chelsea dan MU Terlalu Biasa

Penulis: Fery Andriyansyah
Sabtu 17 Jan 2026, 11:10 WIB - 169 views
Jamie Carragher

Jamie Carragher. (Foto: James Gill - Danehouse/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Jamie Carragher melontarkan kritik tajam terhadap keputusan manajerial terbaru Chelsea dan Manchester United. Menurut legenda Liverpool tersebut, penunjukan Liam Rosenior di Stamford Bridge dan Michael Carrick di Old Trafford terasa “mengecewakan” serta tidak memberi peluang terbaik bagi kedua klub untuk kembali menjuarai Premier League.

Chelsea memecat Enzo Maresca pada 1 Januari 2026, lalu bergerak cepat menunjuk Liam Rosenior dari Strasbourg. Mantan pemain berusia 41 tahun itu dikenal memiliki reputasi yang sedang menanjak, tetapi rekam jejak kepelatihannya baru mencakup Derby County, Hull City, dan klub Ligue 1 tersebut. Ia belum pernah menangani tim di level tertinggi Premier League.

Rosenior sejauh ini mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan dari dua laga awalnya bersama Chelsea. Penunjukannya dianggap sejalan dengan kebijakan kepemilikan klub yang dalam beberapa tahun terakhir lebih memilih pelatih berpotensi besar, seperti Graham Potter dan Enzo Maresca, ketimbang memburu nama besar seperti era sebelumnya.

Di sisi lain, Manchester United juga mengambil langkah serupa. Setelah memecat Ruben Amorim, Setan Merah menunjuk Michael Carrick sebagai manajer hingga akhir musim. Selain sempat menjalani peran caretaker dalam tiga laga, Carrick belum pernah memegang jabatan utama di Premier League, dengan pengalaman manajerialnya datang bersama Middlesbrough.

Jamie Carragher menilai tren ini menunjukkan bahwa sosok manajer besar perlahan “dihilangkan” dari sepak bola modern. Ia menegaskan bahwa meski Rosenior dan Carrick punya potensi, mereka bukan pilihan terbaik jika targetnya adalah gelar Premier League.

“Bagi siapa pun yang sedang menyusun daftar kandidat, harus ada satu pertanyaan utama: ‘Apakah pelatih ini memberi kami peluang terbaik untuk memenangkan Premier League?’ Dengan segala hormat kepada Rosenior dan Carrick, jawabannya adalah tidak,” tulis Carragher dalam kolomnya di The Telegraph.

Ia menambahkan, “Mereka mungkin akan menjadi pelatih hebat. Jika suatu hari mereka punya karier kepelatihan yang gemilang, mereka yang mendukung dan melihat potensinya layak mendapat pujian. Tetapi tetap harus diakui betapa mengecewakannya keputusan rekrutmen terbaru dari dua klub terbesar dan tersukses di Inggris.”

Jamie Carragher juga menyoroti perubahan besar dalam lanskap sepak bola modern. Klub-klub elite kini tidak lagi mencari figur dominan yang mengendalikan seluruh aspek, melainkan hanya sosok pelatih untuk mengelola skuad yang telah dibentuk oleh struktur manajemen.

“Suporter Chelsea merindukan sosok seperti Mourinho atau Ancelotti, dan fans Manchester United masih menunggu Ferguson berikutnya – figur yang mewakili ambisi klub dan bisa mereka sebut sebagai ‘manajer’ sejati,” ujarnya. “Namun, para direktur melihat ke arah lain, karena banyak tanggung jawab yang dulu melekat pada satu pemimpin besar kini telah didelegasikan ke berbagai posisi.”

Artikel Tag: Jamie Carragher, Chelsea, Manchester United

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/jamie-carragher-nilai-pilihan-pelatih-chelsea-dan-mu-terlalu-biasa
169
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini