Jamal Sellami Tetap Bangga Meski Yordania Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Jamal Sellami nilai Yordania berkembang meski gagal lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. (Foto: Alex Livesey - FIFA/FIFA via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Pelatih Yordania, Jamal Sellami, tetap menunjukkan kebanggaan terhadap para pemainnya meski timnya dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Kekalahan 2-1 dari Aljazair pada Selasa (23/6/2026) pagi WIB di Grup J membuat Al-Nashama menelan dua kekalahan beruntun setelah sebelumnya kalah 3-1 dari Austria pada laga pembuka turnamen.
Yordania menjalani debut mereka di putaran final Piala Dunia tahun ini. Meski gagal meraih poin dari dua pertandingan pertama, Jamal Sellami menilai timnya telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan penampilan saat menghadapi Austria beberapa hari sebelumnya.
Membahas penyebab kekalahan dari Aljazair, Sellami menilai pengalaman menjadi faktor pembeda. Menurutnya, perubahan taktik yang dilakukan lawan serta situasi bola mati berhasil dimanfaatkan dengan baik ketika Al-Nashama belum sempat melakukan penyesuaian yang diperlukan.
"Tim Aljazair melakukan beberapa pergantian pemain yang mungkin membuat perbedaan. Mereka memiliki penyerang bertubuh tinggi dan saya pikir kurangnya pengalaman kami membuat mereka mampu mencetak dua gol dari tendangan sudut ketika kami sedang menunggu melakukan pergantian pemain saat cooling break," ujar Sellami.
Masih dalam topik yang sama, pelatih asal Maroko itu menolak terlalu larut dalam kekecewaan. Ia justru menilai pertandingan melawan Aljazair menunjukkan peningkatan kualitas permainan yang layak diapresiasi oleh seluruh anggota tim.
"Secara umum kami memainkan pertandingan yang sangat baik dan kami harus bangga dengan penampilan ini. Ini adalah pengalaman pertama kami di Piala Dunia dan kami tampil lebih baik dibandingkan pertandingan pertama," kata Sellami.
Beralih ke pertandingan terakhir fase grup, Yordania masih akan menghadapi Argentina yang sudah memastikan tempat di babak gugur. Meski hasil laga tersebut tidak lagi memengaruhi peluang lolos, Sellami melihatnya sebagai kesempatan berharga untuk menunjukkan kemampuan timnya di panggung terbesar sepak bola dunia.
"Sekarang bagi kami menghadapi Argentina adalah sebuah kesempatan. Ini kesempatan untuk tampil baik dan meninggalkan jejak yang pantas bagi sepak bola Yordania," jelas Jamal Sellami.
Selain berbicara mengenai pertandingan, Sellami juga mengungkapkan momen yang memberikan semangat tambahan kepada para pemain setelah kekalahan dari Aljazair. Putra Mahkota Yordania, Hussein bin Abdullah, datang langsung ke ruang ganti untuk memberikan dukungan kepada skuad.
Kehadiran sang putra mahkota dinilai sangat berarti karena para pemain sedang berada dalam kondisi emosional setelah dipastikan tersingkir. Sellami mengatakan pesan yang disampaikan mampu mengangkat kembali semangat tim menjelang pertandingan terakhir.
"Ketika Anda kalah, selalu ada perasaan negatif dan para pemain tentu tidak berada dalam kondisi mental terbaik. Namun kata-kata yang beliau sampaikan menjadi obat yang membangkitkan semangat mereka," ujar Sellami.
Meski perjalanan Al-Nashama di Piala Dunia 2026 tidak berakhir dengan hasil yang diharapkan, Jamal Sellami tetap melihat banyak hal positif yang bisa dibawa pulang. Pengalaman menghadapi lawan-lawan kuat dunia diyakini menjadi fondasi penting bagi perkembangan sepak bola Yordania pada masa mendatang.
Artikel Tag: piala dunia, piala dunia 2026, yordania
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/jamal-sellami-tetap-bangga-meski-yordania-tersingkir-dari-piala-dunia-2026

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini