Jamal Musiala Penerus Thomas Muller sebagai Raumdeuter di Bayern Munich?

Penulis: Febrian Kusuma
Selasa 14 Jun 2022, 10:00 WIB
Thomas Muller

Thomas Muller dan Jamal Musiala (Sumber: Alex Grimm/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Jerman: Selama karier panjangnya di dunia sepakbola profesional, Thomas Muller memiliki peran yang unik di atas lapangan, yakni sebagai Raumdeuter. Tak banyak yang bisa memahami perannya di atas lapangan, apa lagi meniru perannya, karena itu sudah menjadi ciri khas dari seorang Muller di Bayern Munich.

Dalam sebuah wawancara, Thomas Muller juga mengakui bahwa tidak semua pemain bisa memahami perannya di atas lapangan. Hanya mereka yang terbiasa bermain dengannya yang bisa memahami perannya sebagai Raumdeuter.

“Saya selalu berusaha logis. Ini lebih banyak soal waktu, jika Anda melakukannya dengan benar, Anda dapat melukai lawan. Tentu saja, lebih sulit untuk bermain dengan pemain yang tidak sering bermain bersama Anda. Kami juga memiliki tipe pemain lain di sini di tim nasional,” ucap Muller, dikutip dari laman Bavarian Football Works.

Kini, Muller melihat rekan setimnya di Bayern Munich dan Timnas Jerman, Jamal Musiala, secara perlahan mulai bisa memainkan peran sebagai Raumdeuter seperti dirinya.

“Cara dia (Jamal Musiala) memecahkan situasi dengan bola sangat mengesankan. Pasti ada pemain dengan finishing atau passing yang lebih baik. Tapi itulah yang membedakannya sejak dia bersama pemain profesional Bayer, dia selalu mengerjakan apa yang tidak dia kuasai dan tingkatkan,” lanjutnya.

Raumdeuter adalah istilah yang dipopulerkan oleh Thomas Muller, dimulai pada saat dirinya melakukan wawancara dengan Andre Burker pada Januari 2011 yang lalu. Hasil wawancara itu kemudian dimuat di surat kabar Suddeutsche Zeitung dengan judul ‘Ich bin ein Raumdeuter’, atau jika diartikan adalah ‘Saya Seorang Penafsir Ruang’.

Artikel Tag: Thomas Muller, jamal musiala, Bayern Munich

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/jamal-musiala-penerus-thomas-muller-sebagai-raumdeuter-di-bayern-munich
1991  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini