banner babe

Jadi Korban Serangan Oknum Suporter, Nazari Tak Trauma

Penulis: M. Aldi
Senin 16 Sep 2019, 08:00 WIB
Jadi Korban Serangan Oknum Suporter, Nazari Tak Trauma

Omid Nazari

Berita Liga 1 Indonesia : Sekelompok massa menyerang bus yang ditumpangi punggawa Persib seusai laga kontra Tira Persikabo. Sebongkah batu dilemparkan ke kaca sebelah kanan bus sehingga melukai dua pemain Maung Bandung.

Salah satu korban penyerangan ini adalah Omid Nazari. Dirinya mengalami luka di bagian kepalanya karena batu tersebut tepat mengenai keningnya. Sang pemain tidak paham dengan ulah oknum suporter yang berperilaku barbar di luar lapangan.

"Apa yang harus saya katakan, ini bukan bagian dari sepakbola. Kami coba membuat orang menikmati dengan pertarungan di dalam lapangan. Kekerasan tidak termasuk dalam sepakbola, jadi saya tidak tahu (kenapa ini terjadi)," ujar Nazari pada awak media.

Nazari mengatakan ini pengalaman pertama dalam karirnya harus menerima penanganan medis karena aksi vandalisme suporter. Ia tidak pernah mengalami ini sebelumnya ketika membela tim lain seperti Ceres Negros di Filipina.

Kesan kurang baik pun diterima oleh Nazari terhadap sepakbola Indonesia. Pasalnya ia baru direkrut Persib di bursa transfer paruh musim bersama dua pemain asing lain. Baru satu bulan ia berada di Indonesia, hal tak mengenakan harus dirasakannya.

"Iya, saya tak pernah terkena lemparan batu sebelumnya, tentu ini pertama kalinya karena ini bukan hal yang lumrah terjadi. Jadi seperti mengalami hal yang tidak mengenakan," tutur pria berusia 28 tahun tersebut.

Meski begitu pemain bernomor pungung 91 itu tak merasa trauma dan takut bermain lagi. Ada perasaan shock karena batu dengan ukuran besar menghantam kepalanya. Tapi dia tetap akan tampil seratus persen untuk Maung Bandung.

"Tidak (trauma), saya hanya kaget, tapi tidak apa-apa. Tetapi seperti saya yang katakan tadi ini tidak termasuk bagian dari sepakbola," tutup pemain pemiliki 3 caps bersama tim nasional iran tersebut.

Artikel Tag: Omid Nazari, Persib, Suporter

1007  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini