Ivan Zazzaroni: Dibilang Budak Beppe Marotta, Saya Tidak Sepowerfull Itu

Ivan Zazzaroni
Berita Liga Italia: Pemimpin redaksi Corriere dello Sport, Ivan Zazzaroni angkat bicara di Instagram untuk menjawab tuduhan jika dia ‘budak’ Presiden Inter, Beppe Marotta.
Ivan Zazzaroni sudah beberapa waktu menjadi sasaran kritik dari berbagai arah sekaligus. Hal ini disebabkan karena posisinya yang dinilai terlalu dekat dengan kepentingan tertentu di dunia sepak bola Italia.
Selain itu, karena posisinya dalam investigasi perwasitan Italia yang dikenal sebagai "Arbitropoli" setelah diketahui sempat berbicara secara informal dengan jaksa penuntut umum Ascione.
"Di Napoli ada yang menyebut bahwa Allegri dibawa oleh saya dan bukan oleh De Laurentiis, Chiavelli, dan Manna.” tulis Zazzaroni.
“Lalu ada yang yakin bahwa penyelidikan Arbitropoli dihentikan juga oleh saya setelah obrolan informal dengan jaksa Ascione, dan karena itu saya dicap sebagai budak Marotta yang bahkan tidak pernah saya ajak bicara selama 2 tahun."
Sang pemimpin redaksi kemudian menutup unggahannya dengan kalimat yang lebih tajam lagi, yang mencerminkan frustrasi sekaligus ironi atas betapa besarnya kekuasaan yang diatributkan orang kepadanya.
"Saya berterima kasih atas kepercayaan itu, tapi jika saya punya semua kekuatan ini saya tahu bagaimana menggunakannya, saya akan membuat lenyap dari internet segunung orang-orang bodoh, buta huruf, tidak tahu apa-apa,”
“Pemburu konsensus suporter yang tidak berguna, dan orang-orang menyebalkan. Pembersihan etnis? Tidak, etika."
Pernyataan Zazzaroni ini menjadi latar belakang langsung dari serangan balik Alfredo Pedullà yang kemudian muncul di X beberapa jam setelahnya, memperpanjang perselisihan terbuka antara 2 figur paling vokal di jurnalisme sepak bola Italia saat ini.
Artikel Tag: liga italia, beppe marotta, ivan zazzaroni
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ivan-zazzaroni-dibilang-budak-beppe-marotta-saya-tidak-sepowerfull-itu

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini