Israel Tuduh Lamine Yamal Sebarkan Kebencian Terhadap Yahudi

Kamis 14 Mei 2026, 19:39 WIB - 96 views
Israel Tuduh Lamine Yamal Sebarkan Kebencian Terhadap Yahudi - sumber: (footballespana)

Israel Tuduh Lamine Yamal Sebarkan Kebencian Terhadap Yahudi - sumber: (footballespana)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Spanyol sedang hangat dengan kabar dari bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Pemain berusia 18 tahun itu mencuri perhatian saat merayakan kemenangan La Liga dengan mengibarkan bendera Palestina di atas bus terbuka. Aksinya ini menuai berbagai tanggapan, termasuk dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.

Menteri Katz menuduh Yamal menyebarkan kebencian terhadap Israel dan masyarakat Yahudi. Tuduhan ini muncul setelah Yamal mengangkat bendera Palestina di tengah perayaan kemenangan Barcelona. Katz mempertanyakan moralitas tindakan tersebut di saat tentara Israel tengah berhadapan dengan organisasi Hamas, yang menurutnya melakukan kekejaman terhadap warga Yahudi.

Tidak hanya Yamal, Robert Lewandowski, rekan setimnya, juga menarik perhatian saat mengibarkan Estelada, bendera pro-kemerdekaan Catalan. Namun, fokus utama tetap pada Yamal yang tidak memberikan pernyataan apa pun terkait aksinya tersebut.

Manajer Barcelona, Hansi Flick, turut berkomentar mengenai tindakan Yamal. Flick mengungkapkan bahwa sebelumnya ia sempat berbicara dengan Yamal, menyarankan agar fokus tetap pada perayaan dan tidak mencampur urusan politik. Meski demikian, Flick mengakui bahwa Yamal cukup dewasa untuk membuat keputusan sendiri.

Sebagai menteri pertahanan, Katz menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap tindakan yang dianggapnya sebagai hasutan. Ia berharap klub besar seperti Barcelona dapat mengambil sikap dan menegaskan bahwa tidak ada tempat untuk dukungan terhadap terorisme atau penyebaran kebencian.

Artikel Tag: barcelona, lamine yamal

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/israel-tuduh-lamine-yamal-sebarkan-kebencian-terhadap-yahudi
96
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini