Iliman Ndiaye Tegaskan Senegal Tetap Juara Piala Afrika

Iliman Ndiaye tak terima gelar Senegal dicabut CAF. (Foto: Ulrik Pedersen/NurPhoto via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Iliman Ndiaye menegaskan Senegal tetap menganggap diri mereka sebagai juara Afrika meski gelar Piala Afrika dicabut oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Keputusan kontroversial itu muncul beberapa bulan setelah Senegal mengalahkan Maroko lewat drama perpanjangan waktu pada final AFCON di Rabat pada Januari lalu.
CAF kemudian memutuskan memberikan trofi kepada Maroko selaku tuan rumah setelah Senegal dianggap melanggar aturan akibat aksi walk-off pemain dan staf ketika Maroko mendapat penalti pada masa injury time. Pertandingan sempat tertunda selama 17 menit sebelum Brahim Diaz gagal mengeksekusi penalti dan Senegal akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Papa Gueye.
Dalam wawancara dengan BBC World Service menjelang Piala Dunia 2026, Iliman Ndiaye mengaku keputusan tersebut tidak mengubah keyakinan para pemain Senegal mengenai siapa juara sebenarnya. “Jelas, di mata kami dan banyak orang lainnya, kami adalah juara Afrika. Apa pun keputusan mereka nanti, itu tidak mengganggu kami,” kata Ndiaye.
Ia menegaskan Senegal tetap fokus menghadapi Piala Dunia dan tidak ingin terganggu oleh polemik tersebut. “Fokus, rasa lapar, dan determinasi yang kami miliki saat AFCON akan kami bawa juga ke Piala Dunia. Ada trofi lain yang diperebutkan dan tidak ada yang akan mengalihkan perhatian kami,” ujarnya.
Ndiaye dan rekan setimnya di Everton, Idrissa Gueye, tampil sebagai starter pada final tersebut sebelum diganti ketika kekacauan terjadi menjelang akhir pertandingan. Situasi memanas setelah gol Ismaila Sarr dianulir wasit Jean-Jacques Ndala sebelum VAR meminta peninjauan pelanggaran El Hadji Malick Diouf yang berujung penalti untuk Maroko.
Menurut Ndiaye, keputusan-keputusan itu memicu emosi tinggi di lapangan. “Kami merasa ada ketidakadilan. Gol kami dianulir lalu mereka mendapat penalti yang menurut kami bukan penalti. Semuanya terjadi dalam waktu singkat dan emosi sangat tinggi sehingga Anda bereaksi spontan,” katanya.
Meski CAF kini masih memproses banding Senegal terkait pencabutan gelar tersebut, Ndiaye tetap yakin hasil pertandingan di lapangan seharusnya menjadi keputusan akhir. “Mereka tetap mengambil penalti itu dan bisa saja menang, tetapi kami yang mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Kami merayakan trofi itu bersama para pendukung. Mengambil semua itu dua bulan setelah peluit akhir sangat sulit dipahami,” tutur Ndiaye.
Artikel Tag: everton, timnas senegal, iliman ndiaye, piala afrika 2025
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/iliman-ndiaye-tegaskan-senegal-tetap-juara-piala-afrika
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini