Harrison Armstrong Bikin David Moyes Punya Dilema Besar di Everton

Rabu 26 Agu 2026, 21:00 WIB - 78 views
Harrison Armstrong siap bersaing untuk tempat utama Everton

Harrison Armstrong siap bersaing untuk tempat utama Everton. (Foto: Harry Langer/DeFodi Images/DeFodi via Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Harrison Armstrong mengaku masih membuka semua kemungkinan mengenai masa depannya di Everton musim ini. Gelandang berusia 19 tahun tersebut tampil impresif ketika The Toffees mengalahkan Crystal Palace 2-0 pada Sabtu (22/8), sekaligus memberikan assist untuk gol pertama Kiernan Dewsbury-Hall. Performa itu membuat Armstrong mulai menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing untuk mendapatkan menit bermain reguler di Premier League.

Armstrong memanfaatkan absennya Christian Norgaard dan kondisi James Garner yang baru pulih dari operasi pangkal paha. Keduanya merupakan pesaing langsungnya di lini tengah, tetapi Armstrong kini memiliki momentum setelah tampil selama 90 menit melawan Palace. Ia menilai kesempatan bermain penuh di Premier League memberikan pengalaman penting untuk perkembangan kariernya.

"Saya rasa penting setelah pramusim yang bagus kami memulai dengan baik. Tentu saja hasil sangat penting di liga selevel ini, jadi itu menjadi awal yang sangat bagus," kata Harrison Armstrong.

Pemain kelahiran Liverpool tersebut mengakui pertandingan itu menjadi kesempatan besar untuk belajar. Armstrong juga menilai kemenangan Everton menunjukkan kemampuan skuad beradaptasi ketika sejumlah pemain harus menjalankan posisi yang tidak biasa. Menurutnya, fleksibilitas tersebut menjadi salah satu kekuatan tim setelah berhasil melewati tantangan pada pertandingan pembuka musim.

"Bagi pemain seusia saya, bisa bermain 90 menit di Premier League adalah kesempatan besar untuk belajar. Saya hanya berharap bisa melakukan itu sebanyak mungkin musim ini," ujar Harrison Armstrong.

Dalam pertandingan tersebut, Armstrong ditempatkan di lini tengah bersama Hayden Hackney, pemain yang didatangkan Everton dari Middlesbrough dengan nilai transfer 16,5 juta poundsterling. Peran Armstrong tidak sepenuhnya sebagai gelandang tengah tradisional karena David Moyes memberikan kebebasan kepadanya untuk bergerak sesuai kebutuhan pertandingan dan situasi permainan.

Armstrong menjelaskan bahwa Moyes menyebut tugasnya sebagai "hybrid role". Manajer The Toffees tersebut memintanya membaca kebutuhan pertandingan, terkadang maju membantu serangan, tetapi juga turun lebih dalam untuk menemani Hackney ketika tim membangun serangan dari lini tengah.

"Dia menyebutnya peran hybrid. Saya rasa dia ingin saya melihat apa yang dibutuhkan pertandingan. Dia memberi saya kebebasan untuk maju pada waktu tertentu, tetapi juga memahami kapan harus lebih dalam, mungkin bersama Hayden dan membantu membangun serangan," jelas Armstrong.

Performa Armstrong bahkan mendapatkan pujian dari Dewsbury-Hall setelah kemenangan atas Palace. Sang gelandang menilai Armstrong bermain jauh lebih matang dibandingkan usianya, memiliki semangat Everton, serta mampu berlari tanpa henti. Pujian tersebut menjadi dorongan bagi Armstrong ketika ia sedang berusaha mengamankan tempat di skuad utama.

"Kiernan adalah seseorang yang bisa saya jadikan panutan. Dengan Jimmy dan Christian yang akan kembali, mereka adalah dua pemain berpengalaman yang bisa saya pelajari. Namun, tentu menyenangkan mendapat kata-kata penyemangat seperti itu," tutur Armstrong.

Armstrong menyadari persaingan akan semakin berat ketika Garner dan Norgaard sudah sepenuhnya pulih. Meski demikian, ia percaya kualitas yang dimilikinya dapat membuatnya tetap berada dalam persaingan. Menurut Armstrong, tugasnya sederhana: memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan dan membuktikan bahwa dirinya layak dipercaya.

"Saya tahu kualitas yang saya miliki. Ketika mendapat kesempatan, semuanya tergantung kepada saya untuk memanfaatkannya. Jika saya melakukan itu, saya tidak melihat alasan mengapa saya tidak bisa bertahan di tim," kata Armstrong.

Mengenai masa depannya, Armstrong belum mengetahui apakah Everton akan mempertahankannya atau kembali mengirimnya dengan status pinjaman. Ia tidak keberatan dengan kedua pilihan tersebut selama keputusan akhirnya membantu perkembangan permainannya secara keseluruhan dan memberikan kesempatan untuk terus bermain pada level kompetitif.

"Saya ingin bermain di level elite, tetapi pada saat yang sama, apa pun yang terbaik untuk perkembangan saya harus menjadi pendekatan yang diambil. Entah itu dipinjamkan atau bertahan, saya siap melakukan keduanya dan memberikan yang terbaik," tegas Armstrong.

Armstrong juga mengatakan belum ada pembicaraan khusus mengenai masa depannya dalam waktu dekat. Fokusnya saat ini adalah sepak bola dan mempertahankan performa setelah menjalani pramusim yang cukup baik. Ia menegaskan target utamanya sebelum laga melawan Crystal Palace memang mendapatkan tempat di starting XI, dan ia berhasil mewujudkannya.

Artikel Tag: everton, david moyes

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/harrison-armstrong-bikin-david-moyes-punya-dilema-besar-di-everton
78
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini