Graziano Cesari: Mariani Mengatakan Ruang VAR Memanggilnya

Penulis: Uphit Kratos
Rabu 29 Apr 2026, 04:50 WIB - 155 views
Graziano Cesari

Graziano Cesari

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Mantan wasit Serie A, Graziano Cesari, melontarkan kritik kepada Maurizio Mariani terkait keputusan penalti yang dinilai tidak tepat di laga Torino vs Inter Milan.

Inter Milan sempat unggul 2 gol melalui aksi Marcus Thuram dan Yann Bisseck. Namun, penalti yang dieksekusi Nikola Vlasic membantu tuan rumah menyamakan kedudukan sekaligus memutus rentetan kemenangan skuad asuhan Cristian Chivu.

Dalam acara "Pressing", mantan wasit Serie A, Graziano Cesari menganalisis insiden di menit ke-75 yang melibatkan Carlos Augusto dan Duvan Zapata.

Meskipun awalnya wasit Maurizio Mariani membiarkan permainan berlanjut, namun dia akhirnya menunjuk titik putih setelah meninjau monitor VAR. Sang pengadil menilai Agusto melakukan pelanggaran handball akibat bola mengenai lengannya

"Aksi terus berlanjut, tidak ada yang protes, lalu tiba-tiba permainan berhenti. Mariani mengatakan ruang VAR memanggilnya. Ia kemudian memutuskan penalti untuk lengan yang dianggap tidak alami dari nomor 30, Augusto," ujar Cesari.

Pria berusia 73 tahun tersebut menekankan bahwa gerakan tangan pemain bertahan asal Brasil itu lebih terlihat sebagai reaksi refleks untuk melindungi diri dari kontak fisik. Baginya, faktor jarak yang sangat dekat dan arah bola yang tidak terduga seharusnya menjadi pertimbangan utama.

Ia juga membandingkan insiden ini dengan kejadian serupa di masa lalu untuk memperkuat argumennya. Menurutnya, posisi tangan sang pemain masih dalam batas kewajaran saat melakukan pergerakan tubuh secara alami.

"Bukankah itu terlihat seperti gerakan naluriah untuk melindungi diri dari kontak? Itulah cara saya melihatnya. Apakah itu terlihat seperti penalti? Tidak.”

Artikel Tag: inter milan, torino, serie a

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/graziano-cesari-mariani-mengatakan-ruang-var-memanggilnya
155
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini