Gianni Infantino Minta Maaf di Dewan FIFA, Hewitt Tuntut Jawaban

Penulis: Uphit Kratos
Sabtu 17 Okt 2026, 01:55 WIB - 128 views
Gianni Infantino

Gianni Infantino

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Gianni Infantino meminta maaf kepada anggota Dewan FIFA soal rencana privatisasi hak komersial Piala Dunia, namun Debbie Hewitt menuntut jawaban.

Gianni Infantino meminta maaf dalam rapat Dewan FIFA di Zurich karena "tidak memberi tahu" anggota Eksekutif soal rencana Ffe, yang mencakup privatisasi hak komersial Piala Dunia.

Infantino juga menyoroti perkembangan dana untuk federasi anggota: "Dalam 10 tahun sejak saya menjadi presiden, kita beralih dari 1 juta dolar menjadi rencana 25 juta dolar untuk masing-masing dari 211 federasi anggota."

Pihak penentang kembali meminta dokumen proyek tersebut. Debbie Hewitt, presiden Football Association dan wakil presiden FIFA, mengatakan: "Infantino harus memberikan jawaban; jika tidak, ia tidak akan layak menduduki jabatan di FIFA."

Hewitt menjelaskan bahwa dalam rapat itu juga diminta penjelasan soal kasus pesepak bola Amerika Serikat Folarin Balogun, yang skorsing 1 pertandingannya dibatalkan pada Piala Dunia terakhir, serta Penghargaan Perdamaian yang diberikan kepada Donald Trump.

FIFA menjawab Komite Hukum akan meninjau prosedur disipliner terkait kasus Balogun, dan hasilnya dipresentasikan pada rapat Dewan berikutnya di Desember. FIFA juga membentuk kelompok kerja untuk menelaah kerangka tata kelolanya.

Komite Tanggung Jawab Sosial Sepak Bola ditugaskan menilai Penghargaan Perdamaian FIFA, dan keputusan akan diambil pada rapat berikutnya.

Rapat selama 3,5 jam yang disebut Hewitt sangat terus terang itu belum mengubah posisi UEFA, yang menurut laporan bisa segera menunjuk kandidat sendiri untuk menantang Infantino dalam pemilihan presiden FIFA pada musim semi mendatang.

Artikel Tag: uefa, fifa, gianni infantino

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/gianni-infantino-minta-maaf-di-dewan-fifa-hewitt-tuntut-jawaban
128
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini