Gazzetta Soroti Isu Kontrak di Inter Milan Usai Kalah di Derby Milano

Inter Milan
Berita Liga Italia: Usai Inter Milan kalah di derby Milano, La Gazzetta dello Sport soroti isu kontrak Federico Dimarco dan Hakan Calhanoglu serta pernyataan Alessandro Bastoni.
La Gazzetta dello Sport menyoroti kondisi Inter setelah kalah di derby melawan Milan. Harian itu menulis bahwa di Appiano ada istilah sindrome kemenangan, penyakit yang hampir 10 tahun menimpa tim juara bertahan Italia.
Inter Milan, yang gagal mengulang prestasi bersama Conte dan Inzaghi, disebut sedang mengalami hal serupa. Kekalahan di derby keempat secara beruntun memang menyakitkan bagi suporter, tetapi bukan itu yang mengkhawatirkan petinggi klub.
Masalah utamanya adalah kecenderungan memberi keunggulan kepada lawan. Dalam 6 dari 10 laga, Inter pernah tertinggal. Saat bertandang ke Venezia pada Rabu sebelum kalah dari Milan, Nerazzurri sempat beberapa kali nyaris tertinggal dan selamat di akhir laga berkat 2 gol bunuh diri.
Media yang berbasis di Milano tersebut mengutip Alessandro Bastoni, yang disebut kian menjadi pemimpin ruang ganti. "Saya tidak suka apa yang saya lihat, kaus Inter harus layak didapatkan setiap hari," ujarnya. Soal siapa yang dituju, ia menjawab "semua orang, termasuk saya."
Di Appiano muncul kesan cukup banyak pemain lebih memikirkan kontrak yang harus dinegosiasikan ketimbang latihan. Dimarco, yang tidak dimainkan di derby, disebut mengeluhkan belum adanya perpanjangan kontrak. Calhanoglu juga kontraknya segera habis dan menunggu panggilan dari klub sejak musim panas lalu.
Gazzetta menilai istilah "pendekatan" yang kerap disebut itu sempat merenggut posisi puncak klasemen dan mempersulit perjalanan di Liga Champions.
Artikel Tag: inter milan, ac milan, liga italia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/gazzetta-soroti-isu-kontrak-di-inter-milan-usai-kalah-di-derby-milano
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini