Gazzetta: Lini Pertahanan dan Sisi Sayap AC Milan Masih Rapuh

AC Milan
Berita Liga Italia: Gazzetta dello Sport menyoroti kerapuhan lini pertahanan dan sisi sayap AC Milan, serta absennya mentalitas bangkit yang biasa ditunjukkan tim di laga pramusim.
La Gazzetta dello Sport menyoroti kondisi lini pertahanan yang membuat suporter merasakan ketakutan saat menyaksikan laga di Jakarta. Rasanya seperti kembali ke situasi Mei lalu, atau bahkan lebih buruk, seperti era Fonseca dan Conceicao.
AC Milan terus kebobolan gol yang sebagian besar akibat kesalahan sendiri, mulai dari kesalahan individu, posisi buruk, dan pergerakan yang keliru.
Siapa pun yang menyerang lini pertahanan Rossoneri saat ini punya peluang besar menciptakan kesempatan mencetak gol. Amorim jelas memberikan tugas baru kepada para bek, tapi terlepas dari satu setengah bulan terakhir musim lalu yang tragis, bagaimana mungkin semua orang seolah melupakan ajaran bijak Allegri?
Soal sisi sayap, sejak Amorim diumumkan, sudah diketahui bahwa pelatih asal Portugal itu gemar bermain lewat sisi sayap. Persoalannya, skuad saat ini kekurangan pemain yang sesuai untuk posisi tersebut.
Satu-satunya pemain yang mampu menjamin kualitas dalam kedua fase adalah Alexis Saelemaekers. Di sisi lain, Pervis Estupinan kembali menegaskan kelemahan khasnya saat kehilangan bola, sementara Davide Bartesaghi kurang dari sisi kecepatan.
Soal mentalitas, jika tim sebelumnya menunjukkan tanda-tanda signifikan mampu bangkit (dari tertinggal 0-2 menjadi 2-2 lawan Celtic, dari 0-1 menjadi 1-1 dalam derby), kali ini sama sekali tidak ada respons.
Bahkan gol pertama yang bersarang di masa injury time babak pertama justru diikuti lima gol tambahan di babak kedua.
Artikel Tag: serie a, ac milan, liga italia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/gazzetta-lini-pertahanan-dan-sisi-sayap-ac-milan-masih-rapuh

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini