Gary Lineker Kutuk Dortmund yang Jalin Kerja Sama dengan Produsen Senjata

Penulis: Febrian Kusuma
Minggu 02 Jun 2024, 00:00 WIB
Gary Lineker

Borussia Dortmund (Sumber: Bild)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Jerman: Legenda hidup Timnas Inggris, Gary Lineker, mengutuk keputusan Borussia Dortmund yang menjalin kerja sama dengan produsen senjata asal Jerman, Rheinmetall. Hal itu membuat Lineker berharap Die Borussian akan mengalami kekalahan di final Liga Champions Eropa melawan Real Madrid.

Gary Lineker menilai bahwa menjalin kerja sama dengan produsen senjata adalah keputusan yang buruk, karena secara tidak langsung Borussia Dortmund akan mendukung gejolak perang yang masih berlangsung. Kemarahan Lineker juga terjadi karena Rheinmetall diketahui menjadi penyuplai senjata kepada Israel, yang kini sedang melakukan genosida di Palestina.

“Pertama kali saya bersorak untuk Real Madrid di final Liga Champions,” kata Lineker, mantan kapten Inggris dan sekarang presenter sepak bola utama BBC.

Sebelumnya, Lineker memang bisa dibilang anti Real Madrid, karena ia adalah mantan pemain andalan Barcelona di masa lampau. Akan tetapi, kekecewaannya kepada Die Borussian membuatnya memilih untuk mendukung Los Blancos.

Sementara itu, menurut berita yang beredar, Dortmund menjalin kerja sama dengan Rheinmetall selama tiga tahun ke depan. Kerja sama sponsor itu membuat logo Rheinmetall akan ditampilkan di produk berlisensi Dortmund dan akan ditampilkan di papan iklan stadion selama konferensi pers. Namun, logo perusahaan itu tidak akan muncul di jersey para pemain.

“Saya sangat terkejut, saya tidak pernah menyangka bahwa Dortmund akan mempertimbangkan untuk menjalin kemitraan dengan perusahaan senjata,” kata Michael Schulze von Glasser, direktur pelaksana Masyarakat Perdamaian Jerman.

Artikel Tag: Gary Lineker, Borussia Dortmund

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/gary-lineker-kutuk-dortmund-yang-jalin-kerja-sama-dengan-produsen-senjata
378  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini