Folarin Balogun Bersuara soal Intervensi Donald Trump yang Picu Perdebatan

Folarin Balogun via gettyimages
Berita Sepak Bola: Folarin Balogun mengungkapkan bagaimana suasana di balik layar setelah kartu merahnya dicabut menyusul panggilan telepon Presiden Donald Trump kepada Gianni Infantino dari FIFA.
Setelah kekecewaan mereda atas akhir yang mengecewakan dari perjalanan Piala Dunia 2026 yang sangat solid di kandang sendiri bagi tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun mulai melakukan kunjungan ke media.
Pada hari Selasa (14/07), ia tampil di acara CBS Mornings, di mana ia mengungkapkan apa yang sebenarnya ada di pikirannya ketika menerima kartu merah karena tekel yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap bek Bosnia and Herzegovina, Tarik Muharemovic, dalam kemenangan 2-0 AS di babak 32 besar.
"Saya kaget. Itu bahkan bukan tekel," ungkap Balogun. "Saya benar-benar kaget, saya rasa Anda bisa melihatnya dari reaksi saya.
"Tapi saya hanya harus menerima keputusan itu dan hanya harus mencoba untuk selalu ada untuk tim saya. Tapi seperti yang saya katakan, saya benar-benar terkejut.
Biasanya, kartu merah langsung otomatis berujung pada skorsing minimal satu pertandingan, tetapi momen paling kontroversial di Piala Dunia terjadi setelah Balogun diusir dari lapangan.
FIFA melakukan hal yang tak terduga ketika mereka membatalkan keputusan untuk menskors striker bintang AS, dan malah menangguhkan larangan satu pertandingan tersebut selama satu tahun, sehingga ia dapat bermain dalam pertandingan penting babak gugur melawan Belgia di babak 16 besar.
"Tentu saja, dia (Donald Trump) merasa kartu merah itu tidak pantas. Jika sesuatu tidak disengaja, seharusnya tidak pernah diberi kartu merah," lanjutnya.
"Itu hanyalah situasi yang tidak menguntungkan, dan saya pikir, itu memberi tekanan lebih pada kami daripada yang seharusnya."
Artikel Tag: amerika serikat, piala dunia, donald trump, piala dunia 2026, folarin balogun
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/folarin-balogun-bersuara-soal-intervensi-donald-trump-yang-picu-perdebatan

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini