Final Piala Afrika Ricuh, Maroko Siapkan Langkah Gugat CAF dan FIFA

Piala Afrika / via Gettyimages
Berita Sepak Bola: Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) akan menempuh jalur hukum terhadap CAF dan FIFA setelah Senegal meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas pemberian penalti di final Piala Afrika yang akhirnya dimenangkan Senegal dengan skor 1-0 di babak perpanjangan waktu.
Dalam sebuah pernyataan, Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko, yang dipimpin oleh Fouzi Lekjaa, anggota Dewan FIFA dan wakil presiden CAF, membenarkan tindakan tersebut karena "Situasi ini berdampak signifikan pada jalannya pertandingan dan pada performa para pemain."
Peristiwa ini membuatnya menjadi salah satu final sepak bola paling kontroversial dalam sejarah. Tim Afrika Barat meninggalkan lapangan dan kembali ke ruang ganti setelah wasit memberikan penalti kontroversial kepada tuan rumah Maroko di menit-menit terakhir final turnamen tersebut.
Brahim Diaz akhirnya gagal mengeksekusi tendangan penalti tersebut, memilih tendangan Panenka yang lemah dan langsung jatuh ke tangan Edouard Mendy.
Senegal memastikan gelar kontinental kedua mereka ketika Pape Gueye mencetak gol kemenangan pada menit keempat perpanjangan waktu dengan tendangan keras yang menggelegar.
Pada akhirnya, Sadio Mane, pemain andalan Senegal, yang berhasil meyakinkan tim untuk kembali ke lapangan. Namun, manajer Senegal yakni Pape Thiaw, bisa menghadapi tindakan disiplin yang berat karena membujuk para pemainnya untuk kembali ke ruang ganti. Belum jelas apakah ia harus absen dari Piala Dunia karena potensi skorsing.
Jika skorsing diberikan, maka Senegal akan menerima kerugian yang sangat besar dalam keputusan mereka di final Piala Afrika.
Artikel Tag: Piala Afrika, Maroko, FIFA
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/final-piala-afrika-ricuh-maroko-siapkan-langkah-gugat-caf-dan-fifa



Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini