FFIRI Protes, Suporter Iran Kehilangan Jatah Tiket Piala Dunia 2026

FFIRI pertanyakan pencabutan tiket suporter Iran jelang Piala Dunia 2026. (Foto: Guillermo Arias / AFP via Getty Images)
Berita Piala Dunia: FFIRI atau Federasi Sepak Bola Iran mengungkapkan kekecewaannya setelah jatah tiket resmi untuk suporter Iran di Piala Dunia 2026 dicabut hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai. Keputusan tersebut membuat banyak pendukung timnas Iran berada dalam ketidakpastian meski mereka telah memesan perjalanan dan menyiapkan berbagai kebutuhan untuk hadir langsung di stadion.
Iran dijadwalkan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia pada Selasa (16/6/2026) melawan Selandia Baru di Los Angeles. Setelah itu, mereka akan menghadapi Belgia pada 22 Juni sebelum menutup fase grup dengan pertandingan melawan Mesir di Seattle pada 27 Juni. Ketiga laga tersebut menjadi sorotan besar bagi para pendukung Iran yang ingin memberikan dukungan langsung.
Dalam pernyataan resminya, FFIRI menyebut proses distribusi tiket sebenarnya sudah berjalan sesuai prosedur. Namun, federasi mengaku tidak lagi dapat menyediakan tiket kepada para suporter meski sebagian besar dari mereka telah mengikuti mekanisme yang diumumkan sebelumnya.
FFIRI menilai keputusan tersebut merugikan para pendukung yang telah bertindak berdasarkan informasi resmi. Federasi juga mempertanyakan alasan di balik pencabutan jatah tiket yang biasanya diberikan kepada setiap negara peserta.
“Ini terjadi meskipun banyak penggemar sepak bola Iran, dengan mengandalkan proses resmi yang telah diumumkan, sudah membuat rencana yang diperlukan untuk menghadiri pertandingan. Menghilangkan akses suporter Iran terhadap alokasi tiket resmi dan sah mereka merupakan tindakan yang bertentangan dengan semangat kompetisi internasional dan prinsip kesetaraan di antara negara-negara peserta.”
“Perkembangan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai campur tangan pertimbangan non-olahraga dan politik dalam penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar di dunia,” lanjut pernyataan tersebut.
Menurut regulasi FIFA, setiap federasi peserta Piala Dunia biasanya menerima delapan persen dari total tiket pertandingan untuk didistribusikan kepada pendukung mereka. Namun, FFIRI tidak menjelaskan pihak mana yang mengambil keputusan terkait pencabutan jatah tersebut dan meminta FIFA tetap berpegang pada prinsip netralitas serta keadilan.
Situasi Iran menjelang Piala Dunia memang tidak sepenuhnya mulus. Ketidakpastian sempat muncul terkait visa pemain dan staf setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan. Meski seluruh pemain akhirnya mendapatkan visa untuk memasuki Amerika Serikat, beberapa anggota staf dilaporkan tidak menerima dokumen yang sama. FIFA sendiri menyatakan telah melakukan diskusi positif dengan Presiden FFIRI Mehdi Taj dan akan terus bekerja sama dengan federasi tersebut agar pengalaman Iran selama turnamen tetap berjalan dengan baik.
Artikel Tag: piala dunia 2026, timnas iran
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ffiri-protes-suporter-iran-kehilangan-jatah-tiket-piala-dunia-2026

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini