Eusebio Di Francesco: Kemenangan di Menit 96 Seperti Cardiac Stress Test

Eusebio Di Francesco
Berita Liga Italia: Pelatih Lecce, Eusebio Di Francesco berseloroh kemenangan 3-2 atas Sassuolo seperti ujian ketahanan jantung, dan dia berhasil melewatinya dengan sukses.
Lecce datang ke Mapei Stadium dalam situasi krusial. Mereka hanya unggul 1 poin dari Cremonese yang juga berjuang keluar dari zona degradasi. Kekalahan bisa membuat mereka terperosok ke dasar jurang.
Gol Walid Cheddira membawa Lecce unggul dua kali, namun Andrea Pinamonti dengan tendangan back-heel flick berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Baru di menit ke-96, Nikola Stulic menjadi pahlawan dengan gol penentu kemenangan.
Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia usai pertandingan, pelatih Lecce, Eusebio Di Francesco tidak bisa menyembunyikan emosinya. Dia mengakui laga tersebut seperti ujian ketahanan jantung.
"Jika saya tidak terkena serangan jantung malam ini... Saya pikir ini kurang dari pertandingan, lebih seperti ujian stres jantung, dan jelas saya lulus," ujar Di Francesco.
Ada sedikit ketegangan di pinggir lapangan setelah gol, terutama antara Di Francesco dan pelatih Sassuolo, Fabio Grosso. "Saya mendengar beberapa omongan tentang rasa hormat, tapi ayolah, jangan konyol," jawab pelatih Lecce tersebut.
Gol Stulic menjadi penentu nasib Lecce di pekan ini. Jika tidak ada gol di menit 96 tersebut, Lecce akan memasuki pekan terakhir sudah berada di zona degradasi. Kini nasib mereka masih ada di tangan sendiri.
Pekan depan di Stadio Via del Mare, Lecce akan menjamu Genoa. Kemenangan akan memastikan mereka aman dari degradasi dan mengirim Cremonese ke Serie B.
Artikel Tag: serie a, eusebio di francesco, lecce, cremonese
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/eusebio-di-francesco-kemenangan-di-menit-96-seperti-cardiac-stress-test

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini