Edin Terzic Tuntut Solusi Cepat Untuk Akhiri Aksi Protes Fans di Bundesliga

Penulis: Ezi Yulia
Senin 19 Feb 2024, 16:30 WIB
Edin Terzic

Edin Terzic (Foto: fearthewall.com)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Jerman: Pelatih Borussia Dortmund, Edin Terzic, menuntut agar segera dicarikan "solusi cepat dan masuk akal" untuk mengakhiri aksi protes para suporter terhadap rencana investasi asing di Bundesliga.

Beberapa laga di Bundesliga akhir-akhir ini sering terganggu oleh aksi protes fans terhadap rencana inverstasi asing, termasuk laga Borussia Dortmund melawan Wolfsburg di Volkswagen Arena pada Sabtu (17/2).

Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu beberapa kali harus dihentikan untuk memberikan kesempatan kepada staf stadion untuk membersihkan lapangan karena para pendukung terus melempar bola tenis ke lapangan.

"Saya pikir kita semua ingin melihat solusi yang cepat dan masuk akal, baik di dalam maupun di luar lapangan," kata Edin Terzic.

"Saya yakin tidak ada seorang pun, terlepas dari apakah mereka berada di sini hari ini sebagai seorang pendukung, dalam sebuah kelompok atau bersama keluarga, yang membayangkan pengalaman sepak bola dengan cara seperti ini.

"Kami semua berada di sini untuk menyaksikan pertandingan dan berjuang untuk mendapatkan poin dan gol. Dan sayangnya hal itu tidak terjadi selama 90 menit hari ini, tetapi untuk waktu yang sangat lama dengan banyak gangguan."

Kapten BVB, Emre Can, menambahkan: "Pertandingan terus berlanjut meskipun rasanya seperti ada 50 steward di lapangan, ada banyak bola (tenis). Akibatnya, terkadang sangat berbahaya. Anda harus mengatakan bahwa kami bersyukur tidak ada hal yang lebih serius yang terjadi hari ini."

Pada laga Dortmund pekan sebelumnya melawan Freiburg, pertandingan juga sempat terganggu oleh aksi protes fans dan laga sempat dihentikan selama sepuluh menit.

Artikel Tag: Borussia Dortmund, Edin Terzic

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/edin-terzic-tuntut-solusi-cepat-untuk-akhiri-aksi-protes-fans-di-bundesliga
346  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini