Dewa United FC Tersingkir Di AFC Challenge, Strategi Terganjal Cedera

Penulis: Dayat Huri
Sabtu 14 Mar 2026, 05:20 WIB - 174 views
Pemain andalan Dewa United FC, Taisei Marukawa di laga kontra Manila Digger FC

Pemain andalan Dewa United FC, Taisei Marukawa di laga kontra Manila Digger FC/foto dok Dewa United FC

Ligaolahraga.com -

Berita AFC Challenge League: Kegagalan melangkah ke semifinal AFC Challenge League menyisakan duka mendalam bagi Pelatih Dewa United FC, Jan Olde Riekerink.

Menurut dia, strategi yang ia susun matang justru harus berantakan akibat kendala teknis dan kehilangan pemain kunci pada momen krusial di pertandingan leg kedua babak perempat final kontra Manila Digger FC yang berakhir dengan skor 2-2 tersebut.

Hasil 2-2 pada pertandingan di Stadion Sport Center Kelapa Dua, Kamis (12/3/2026) malam itu membuat Egy Maulana Vikri kalah agregat 2-3 dari tim tamu.

Jan Olde Riekerink menjelaskan bahwa ia sebenarnya sudah sangat memahami karakter permainan lawan yang mengandalkan fisik kuat.

Berbekal pengalaman melatih di Benua Afrika, ia telah menginstruksikan anak asuhnya untuk mengantisipasi gaya main oportunis Manila Digger FC. Namun, semua rencana tersebut terganggu ketika penyerang utama, Alex Martins yang terpaksa menepi lebih awal.

"Tentu kami sangat kecewa. Enam hari lalu kami memainkan laga di Manila dan dari pertandingan itu kami bisa melakukan analisis dengan cukup baik. Mereka bermain dengan sembilan pemain asal Gambia sehingga identitas permainan mereka sangat jelas. Saya pernah bekerja selama dua tahun di Afrika, jadi saya cukup memahami karakter permainan seperti itu. Mereka mengandalkan kekuatan fisik serta permainan oportunis," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi klub.

Jan Olde Riekerink menilai kehilangan sosok target man murni di lini depan membuat aliran serangan timnya menjadi kurang menggigit, meski secara permainan kolektif mereka jauh lebih dominan.

Ia menyesalkan miskomunikasi yang terjadi di barisan pertahanan yang justru memberikan keuntungan bagi lawan untuk mencetak gol pembuka dengan mudah.

"Kemudian karena sebuah miskomunikasi mereka berhasil mencetak gol pembuka. Sejujurnya, meskipun kami bermain lebih baik, kami tidak menciptakan banyak peluang. Terutama di fase akhir serangan, mereka bertahan dengan sangat baik. Mereka tim yang kuat secara fisik," katanya.

Meski sempat melakukan perjudian taktik di babak kedua yang membuahkan dua gol balasan, Jan Olde Riekerink merasa keberuntungan memang tidak sedang berpihak pada timnya malam itu. Ia menekankan bahwa tersingkir dari kompetisi Asia bukanlah target yang ia canangkan sejak awal musim bagi Dewa United FC.

"Setelah perubahan tersebut kami mulai menciptakan peluang dan berhasil mencetak dua gol. Di akhir pertandingan tentu saja sedikit faktor keberuntungan juga diperlukan karena bola beberapa kali jatuh di area yang tidak menentu. Situasinya seperti perjudian untuk mendapatkan bola kedua," ucapnya.

Artikel Tag: dewa united fc, jan olde riekerink

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/dewa-united-fc-tersingkir-di-afc-challenge-strategi-terganjal-cedera
174
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini