Deschamps Minta Prancis Tetap Menyerang saat Hadapi Swedia

Didier Deschamps dan Adrien Rabiot waspadai Swedia meski Prancis jadi unggulan. (Foto: Justin Setterfield/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Prancis akan menghadapi Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung Rabu (1/7/2026) pukul 04.00 WIB di New York New Jersey Stadium, New York/New Jersey. Les Bleus datang dengan modal sempurna usai menyapu bersih tiga laga fase grup, tetapi Didier Deschamps memastikan timnya tidak akan meninggalkan filosofi menyerang yang selama ini menjadi kekuatan utama.
Prancis mengakhiri fase grup sebagai juara dengan koleksi sembilan poin setelah mengalahkan Senegal, Irak, dan Norwegia. Meski produktif dengan mencetak 10 gol, mereka juga beberapa kali memberi ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang.
Menjelang duel melawan Swedia, Deschamps menegaskan timnya tetap akan mengandalkan identitas permainan ofensif. Dalam konferensi pers, ia mengatakan, "Kami harus mencetak satu gol lebih banyak dan tidak meninggalkan apa yang mampu kami lakukan. Memang kami memberikan terlalu banyak peluang kepada lawan. Setiap pertandingan memiliki jalan cerita yang berbeda. Apakah kami bisa berhasil dengan cara ini? Kami pernah melakukannya empat tahun lalu. Kami memiliki kemampuan untuk menciptakan bahaya dan menyakiti lawan. Itulah kekuatan kami dan saya ingin kami tetap mempertahankan kekuatan itu."
Di sisi lain, Adrien Rabiot menilai Prancis memang mungkin melakukan beberapa penyesuaian taktik memasuki fase gugur, tetapi ia tidak merasa timnya mengalami masalah keseimbangan permainan selama fase grup.
Membahas kesiapan tim menghadapi fase gugur, Rabiot mengatakan, "Saya tidak merasa ada ketimpangan besar antara peluang yang kami ciptakan dan peluang yang kami berikan kepada lawan. Memang kami sempat memberi kesempatan kepada lawan, tetapi saya tidak melihat ada masalah besar. Tentu diperlukan beberapa penyesuaian dan lini belakang kami tetap menjaga disiplin. Seiring berjalannya turnamen, kami mungkin perlu mengubah beberapa hal karena pertandingan fase gugur berbeda dengan fase grup."
Rabiot juga menegaskan Prancis tidak akan menganggap remeh Swedia meski berstatus favorit juara. Pengalaman tersingkir dari Swiss pada babak 16 besar Euro 2020 menjadi pelajaran penting bagi skuad Les Bleus.
Mengenai kekuatan calon lawannya, Rabiot mengatakan, "Pengalaman itu sangat membantu kami. Para pemain yang mengalaminya menyampaikan pelajaran tersebut kepada anggota tim lainnya. Karena itu kami tidak akan lengah dan akan menghadapi setiap pertandingan dengan serius. Swedia memiliki pemain-pemain berkualitas dan lini serang yang sangat kuat dengan pemain kelas dunia yang membela klub-klub besar di liga terbaik. Kami akan menghormati mereka sama seperti saat menghadapi Irak dan Norwegia."
Deschamps juga mengingatkan anak asuhnya agar mewaspadai permainan Swedia yang dinilai berbahaya, terutama melalui serangan balik, bola mati, dan lemparan ke dalam jarak jauh. Prancis dipastikan tanpa Marcus Thuram yang mengalami cedera otot, sementara kondisi N'Golo Kante masih diragukan untuk pertandingan tersebut.
Artikel Tag: prancis, swedia, didier deschamps, piala dunia, piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/deschamps-minta-prancis-tetap-menyerang-saat-hadapi-swedia

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini