Derry Rachman dan Impiannya Membawa Orangtua ke Tanah Suci

Derry Rachman Noor/foto dok PSS
Berita Liga 1 Indonesia: Jatuh cinta dengan sepak bola sejak usia belia, pemain PSS Sleman Derry Rachman Noor cukup beruntung karena berhasil mewujudkan impiannya menjadi pesepak bola profesional. Ia kini menggeluti profesi yang dicintainya dengan penuh ketekunan.
Mulai jatuh cinta dengan dunia si kulit bundar semenjak kecil, pemain asal Pulau Kalimantan itu mengaku mendapat support besar dari kedua orangtua yang kemudian memuluskan langkahnya dalam berkarir.
"Dari kecil memang sudah mencintai sepakbola, Alhamdulillah dukungan orangtua dan keluarga selalu ada buat saya," katanya seperti dilansir laman resmi klub.
Sebelum bergabung dengan PSS Sleman, ia memang sudah malang melintang berkarier di beberapa klub seperti Persis Solo hingga PS Mojokerto Putra. Tak hanya bermain untuk passion dan kebutuhan hidup, melalui sepak bola, Derry juga ingin mewujudkan mimpi besarnya dengan membahagiakan orang tuanya sebagai wujud bakti seorang anak.
"Impian besar saya, suatu saat ingin membawa orang tua naik haji bersama," tuturnya dengan mata yang berbinar bahagia.
Pemain kelahiran 1994 itu sendiri saat ini tengah menjalani masa libur seiring dengan penghentian kompetisi Liga 1 karena pandemi virus Corona atau Covid-19. Sesuai dengan surat ederan PSSI, kompetisi sepak bola tanah air baru akan kembali digulirkan pada Februari 2021 nanti.
Bersama PSS Sleman di Liga 1, Derry sudah mencatatkan dua penampilan. Ia tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi PSM Makassar di laga pertama, kemudian kembali tampil dari bangku cadangan saat menghadapi PS. Tira pada pekan kedua. Pada pekan ke-3 kontra Persib Bandung, pemain yang berposisi sebagai bek kiri tidak disertakan dalam daftar pemain.
Artikel Tag: pss sleman, liga 1, derry rachman
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/derry-rachman-dan-impiannya-membawa-orangtua-ke-tanah-suci

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini