Demetrio Albertini Minta Suporter Milan Bersabar dengan Proyek Amorim

Demetrio Albertini
Berita Liga Italia: Legenda AC Milan, Demetrio Albertini minta suporter bersikap lebih sabar terhadap proses pembangunan tim yang sedang dipersiapkan Ruben Amorim.
Demetrio Albertini menyampaikan dukungannya terhadap pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim, meski ia menegaskan kebutuhan waktu bagi sang pelatih untuk membangun timnya dari nol.
Suporter Milan sendiri dilaporkan menuntut tinggi agar timnya kembali tampil di Liga Champions musim depan.
"Kesulitannya adalah memulai dari nol, dan sayangnya, itu sudah terlalu sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pelatih, pemain, rencana taktik, semuanya baru, dan itu pasti butuh waktu, terutama mengingat kesulitan yang mungkin muncul.” ujarnya.
“Proyek ini harus didukung dengan kepercayaan apa pun yang terjadi. Saya sangat menyukai Amorim, akhirnya kita melihat tim yang bebas, sikap lebih percaya diri dari para individu.”
“Tentu saja, memiliki banyak pemain yang bermain satu lawan satu juga bisa memicu masalah pertahanan, tapi, saya ulangi, mereka harus didukung."
Albertini kemudian ditanya apakah Serie A akan memberikan waktu dan kesabaran tersebut, ia kembali menegaskan jika perubahan membutuhkan waktu dan tidak bisa dilihat dalam hitungan bulan saja.
"Harus begitu. Perubahan tertentu tidak bisa dilihat dalam sebulan, pada Desember nanti, mungkin kita akan memahami seberapa dalam mentalitas baru itu sudah tertanam dalam skuad.”
“Kita harus belajar lebih sabar terhadap pelatih maupun pemain, saat ini lebih dari sebelumnya kita butuh sepak bola yang penuh emosi, dan itu butuh waktu. Karena kita sudah tidak mampu lagi mendatangkan Messi, Haaland, atau Mbappe, kita harus membangun sesuatu milik kita sendiri."
Artikel Tag: ac milan, demetrio albertini, ruben amorim
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/demetrio-albertini-minta-suporter-milan-bersabar-dengan-proyek-amorim























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini