Dedik Setiawan Ceritakan Pengalamannya Disuntik Vaksin Covid-19

Penulis: Dayat Huri
Senin 01 Feb 2021, 19:00 WIB
Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan

Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan jalani vaksinisasi Covid-19/foto dok pssi

Berita Liga 1 Indonesia: Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan dipilih sebagai salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Malang yang ikut disuntik vaksin Covid-19, beberapa waktu lalu. Ia mengaku tegang sebelum proses vaksinisasi dimulai.

Menurutnya, ketegangan yang ia rasakan lebih besar dibandikangkan dengan teror suporter tim tuan rumah yang kerap ia rasakan ketika melakoni pertandingan tandang bersama Arema FC.

"Rasanya deg-degan, mending saya bermain sepak bola di tempat jauh, diolok-olok suporter lawan dan saya tidak setegang ini," katanya seperti dilansir dari laman We Aremania.

Saking tegangnya, Dedik sempat gagal lolos tes screening kesehatan di mana tekanan darahnya mencapai angka 150. Pemilik jersey bernomor punggung 27 di Arema FC itu sendiri mengakui jika sedang kurang enak badan.

Setelah istirahat sejenak, tekanan darahnya dites lagi dan berada di bawah 140 sebagai salah satu syarat orang boleh disuntik vaksin. Ia kemudian divaksin, lalu menerima kartu tanda peserta vaksinasi dan sertifikat.

"Selain tegang, memang saya kurang enak badan. Soalnya kurang tidur, tiap hari nungguin si kecil (anaknya) yang lagi sakit, tiap malam suka kebangun. Tapi, alhamdulillah dari cek lab terakhir kondisinya membaik," tambahnya.

Menurutnya, tekanan darah yang sempat melebihi ambang normal peserta vaksinasi itu bukan karena mengidap hipertensi.

"Kalau darah tinggi saya tidak punya riwayat. Mungkin cuma kolesterol saja yang akhir-akhir ini kurang terjaga. Karena tak ada kompetisi, jadi makanan kurang terjaga," imbunya.

Sebagai salah seorang pesepak bola profesional yang pertama divaksin Covid-19, ia berharap setelah ini semua atlet hingga semua kalangan bisa mendapatkan vaksin gratis. Bisa jadi, vaksinasi ini menjadi awal dari diizinkannya Liga 1 bergulir.

"Semoga dengan vaksin ini semua yang divaksin lebih kuat. Vaksin ini aman, karenanya jangan takut divaksin. Semoga dengan ini Liga 1 bisa segera berjalan, karena sudah hampir satu tahun tidak ada kompetisi," harapnya.

Artikel Tag: Dedik, arema fc, Liga 1, Covid-19

666  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini