Declan Rice Merasa Tertekan Usai Insiden di Terowongan Arsenal

Declan Rice Merasa Tertekan Usai Insiden di Terowongan Arsenal - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Declan Rice mengawali tahun dengan sejumlah insiden, termasuk pertengkaran dengan pelatih Arsenal di lorong stadion setelah pertandingan di City Ground. Rice merasa kecewa karena hanya membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Nottingham Forest pada Sabtu malam. Hasil ini memberi kesempatan bagi Manchester City dan menambah tekanan dari Aston Villa dalam perebutan gelar Liga Premier.
Arsenal melewatkan peluang untuk memperlebar jarak menjadi sembilan poin di puncak klasemen setelah Manchester United mengalahkan tim asuhan Pep Guardiola di Old Trafford. Gabriel Martinelli gagal memanfaatkan peluang emas di babak pertama dengan tendangan yang melebar dari jarak dekat.
Viktor Gyokeres, yang berhadapan satu lawan satu dengan Matz Sels beberapa saat kemudian, juga tidak mampu menjebol gawang. Striker berusia 27 tahun yang direkrut Arsenal dari Sporting seharga £64 juta ini tak mampu mengendalikan bola, hingga Murillo melakukan tekel penting.
Kiper Forest dipaksa bekerja keras di babak kedua, menepis sundulan Bukayo Saka. Di penghujung waktu, Arsenal tidak mendapat penalti setelah VAR membatalkan keputusan handball oleh Ola Aina.
Di detik-detik akhir pertandingan, tim asuhan Arteta kurang menunjukkan urgensi untuk mencetak gol kemenangan, hanya mengoper bola dari tendangan gawang pendek. Hasil imbang ini membuat Rice marah dengan hasil yang didapat.
Setelah pertandingan, mantan kapten West Ham tersebut terlihat bergumam sendiri. Setelah menghampiri suporter yang setia mendukung, Rice melontarkan keluhan dengan bahasa yang emosional. Ini bukan pertama kalinya Rice menunjukkan rasa frustrasinya bulan ini saat tekanan terus meningkat di Arsenal. Pemain internasional Inggris itu sebelumnya terlibat pertengkaran dengan Albert Stuivenberg saat jeda babak pertama kemenangan atas Chelsea.
Dalam pertandingan semi final leg pertama Piala Carabao di Stamford Bridge, Arsenal unggul atas Chelsea, namun Rice terlihat marah. Ia dan pelatih Arsenal terlibat adu argumen hingga Gabriel Magalhaes harus melerai.
Menurut Jeremy Freeman, seorang ahli pembaca bibir, Rice memulai konfrontasi dengan berkata, "Pergi saja," sebelum kaptennya meminta agar Stuivenberg berhenti. Sementara Gabriel mencoba menenangkan, Rice diduga mengatakan, "Aduh demi Tuhan! Dia tidak tahu apa yang dia bicarakan?" Beberapa hari kemudian, Arsenal harus rela kehilangan poin penting saat menghadapi Forest dalam persaingan gelar. Berbicara kepada wartawan di City Ground, Arteta mengungkapkan rasa simpati terhadap Rice dan berbagi rasa frustrasi tersebut.
"Jelas kami datang ke sini untuk menang, dan kami belum berhasil melakukannya karena berbagai alasan," ujar pelatih asal Spanyol tersebut. "Kredit untuk mereka, karena mereka sangat terorganisir dan sangat baik dalam menghancurkan momentum ketika Anda mendominasi permainan."
Namun, kenyataannya adalah kami menciptakan empat peluang besar dengan Martinelli yang melewatkan peluang emas, Declan Rice hampir mencetak gol, dan sundulan Bukayo yang tak berbuah gol, belum lagi penalti yang sangat jelas di kotak penalti yang tidak diberikan.
Tanpa memberikan satu pun tembakan tepat sasaran, faktanya kami belum memenangkan pertandingan ini sangat mengecewakan. Selain itu, saya pikir kami bisa melakukan hal-hal dengan lebih baik, terutama di area penyerangan tertentu."
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/declan-rice-merasa-tertekan-usai-insiden-di-terowongan-arsenal





Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini