Daniel Farke Kecewa dengan Larangan Mendampingi Leeds

Minggu 08 Mar 2026, 07:30 WIB - 129 views
Daniel Farke sebut kartu merahnya tidak adil

Daniel Farke sebut kartu merahnya tidak adil. (Foto: Bruce Rollinson/PA Images via Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Daniel Farke mengaku masih kesulitan menerima hukuman larangan mendampingi satu pertandingan setelah kartu merah yang diterimanya pada laga melawan Manchester City. Manajer Leeds United tersebut menilai keputusan wasit memberikan kartu merah kepadanya tidak adil.

Akibat insiden tersebut, Daniel Farke didenda sebesar 8.000 poundsterling dan tidak diizinkan berada di bangku cadangan saat Leeds United menghadapi Norwich City pada putaran kelima Piala FA di Elland Road pada Ahad (8/3/2026) malam WIB.

Farke menjelaskan bahwa ia sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengajukan banding terhadap hukuman tersebut. Namun ia memilih untuk menerima sanksi tersebut agar tim bisa kembali fokus pada sepak bola.

Ia juga menjelaskan bagaimana proses disipliner berlangsung setelah kartu merah diterimanya. “Saat ini saya sudah memahami prosesnya ketika menerima kartu merah. Pada hari Selasa kami menerima surat dan ada tiga hari untuk memberikan respons,” kata Farke.

Ia menambahkan bahwa proses banding bisa berlangsung cukup lama. “Jika Anda mengajukan banding, prosesnya bisa memakan waktu hingga sepuluh hari sampai panel mengambil keputusan,” ujarnya.

Farke mengaku kartu merah tersebut diberikan setelah ia dianggap masuk ke lapangan dan mendekati wasit. Ia mengatakan hanya berlari ke arah lapangan tanpa niat melakukan konfrontasi.

“Saya mengambil pelajaran dari kejadian ini, saya tidak akan pernah berlari ke lapangan lagi. Saya dituduh masuk ke lapangan dan menghadapi wasit karena saya berlari, jadi saya tidak akan berlari lagi,” kata Farke.

Pelatih asal Jerman tersebut tetap yakin keputusan itu tidak tepat. “Saya masih berpikir itu bukan keputusan yang benar untuk memberikan kartu merah. Bahkan jika saya berlari, saya rasa itu bukan alasan yang tepat untuk diusir,” ujarnya.

Farke juga menegaskan bahwa ia tidak mengucapkan kata-kata kasar kepada wasit. “Tidak ada satu kata buruk, tidak ada tuduhan atau bahasa kasar. Itu yang saya pikirkan saat itu dan saya masih berpikir kartu merah itu seharusnya tidak diberikan,” lanjutnya.

Meski demikian, ia akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang polemik tersebut. Menurutnya, jika ia mengajukan banding maka pembahasan mengenai insiden tersebut akan terus berlanjut selama beberapa pekan.

“Jika saya mengajukan banding sekarang, kita mungkin akan membicarakan topik ini selama dua minggu lagi. Saya tidak merasa itu masuk akal,” kata Farke.

Ia menegaskan bahwa fokus utama tim harus kembali kepada pertandingan. “Semua orang seharusnya fokus pada sepak bola, itulah alasan saya menerima hukuman ini,” ujarnya.

Farke juga mengakui bahwa kartu merah tersebut merusak catatan disiplin yang selama ini sangat ia banggakan. Ia mengatakan selama ini selalu berusaha tetap tenang dalam situasi emosional di lapangan.

“Saya selalu bangga dengan catatan disiplin saya yang bersih karena saya ingin tetap tenang dan menunjukkan sikap profesional dalam setiap situasi,” kata Farke.

Meski kecewa, ia menegaskan bahwa kepentingan tim lebih penting daripada perasaannya. “Ketenangan pikiran saya tidak lebih penting daripada tim bisa fokus pada sepak bola. Itu satu-satunya alasan saya menerima hukuman ini,” tutup Farke.

Artikel Tag: norwich city, piala fa, leeds united, daniel farke

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/daniel-farke-kecewa-dengan-larangan-mendampingi-leeds
129
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini