banner babe

Copa America: Meski Kalah di Final, Pelatih Peru Sanjung Perjuangan Anak Asuhnya

Penulis: Rheza Hendrian
Senin 08 Jul 2019, 10:03 WIB
Copa America: Meski Kalah di Final, Pelatih Peru Sanjung Perjuangan Anak Asuhnya

Ricardo Gareca / via AP Photo

Berita Copa America: Pelatih Peru yaitu Ricardo Gareca, menyanjung penampilan anak asuhnya meski harus takluk 1-3 dari Brasil di babak final Copa America 2019 dini hari tadi.

Peru menjadi kuda hitam pada ajang Copa America tahun ini setelah mampu menundukkan dua tim kuat, yakni Uruguay dan Chile di babak knockout.

Pada final dini hari tadi, Peru bahkan sempat mengejutkan tim tuan rumah usai sepakan penalti Paolo Guerrero menggagalkan keunggulan Brasil yang membuka skor lewat Everton Soares.

Sayangnya, hanya itulah satu-satunya gol yang berhasil di cetak oleh Peru sementara Brasil berhasil menambah dua gol lagi lewat Gabriel Jesus dan Richarlison.

Gareca mengaku tidak mempermasalahkan kekalahan timnya ini dengan mengatakan bahwa Brasil memang superior pada partai final ini.

"Yang paling penting adalah kami berhasil membuat masyarakat Peru bersemangat dan kita tidak boleh berkecil hati," ujarnya dalam sesi jumpa pers.

"Kami datang ke final untuk memenangkan trofi dan kami menghadapi tim yang sangat efektif. Saya pikir kami dalam kondisi yang baik dan dalam trek yang benar untuk membangun tim yang bisa melangkah jauh di kompetisi lainnya."

Kesuksesan Gareca membawa Peru ke partai final membuat pamornya menjadi naik dan pelatih asal Argentina tersebut diisukan bakal menggantikan posisi dari Lionel Scaloni yang saat ini menangani timnas Argentina.

Namun Gareca menegaskan bahwa dirinya ingin berkomitmen penuh meraih kesuksesan bersama Peru di ajang kualifikasi Piala Dunia dan dirinya bakal menolak seluruh tawaran dari luar, bahkan termasuk dari negara asalnya sendiri.

"Saya menaruh hormat kepada negara saya [Argentina]. Saya cinta negara saya, akan tetapi saya masih memiliki kontrak dengan Peru, negara yang telah memberikan segalanya buat saya," imbuh pelatih 61 tahun itu.

"Apapun yang terjadi, saya akan menghormati kontrak saya hingga Piala Dunia [2022]."

"Saya memiliki komitmen yang sangat besar kepada Peru sehingga tak ada peluang buat saya untuk pergi ke tempat lain," tutup Gareca.

Artikel Tag: peru, Brasil, Copa America, Copa America 2019, Ricardo Gareca

492  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini