Bos Leipzig Bantah Martin Demichelis Jadi Dalang Utama Pemecatan Ole Werner

Penulis: Febrian Kusuma
Selasa 30 Jun 2026, 10:10 WIB - 103 views
Martin Demichelis

Martin Demichelis (Sumber: Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Jerman: Direktur olahraga RB Leipzig, Marcel Schafer, membantah bahwa Martin Demichelis menjadi salah satu penyebab dibalik pemecatan Ole Werner sebagai pelatih kepala klub berjuluk Die Rotten Bullen tersebut.

Seperti diketahui, Ole Werner baru menjabat sebagai pelatih kepala RB Leipzig pada musim panas 2025 lalu, dan di musim debutnya ia sukses mengantarkan klub finish di peringkat ke-3 Bundesliga yang sekaligus membuat mereka lolos ke kompetisi Liga Champions Eropa 2026/27. Oleh sebab itu, pemecatannya dari kursi pelatih bisa dibilang cukup mengejutkan.

Kemudian, ada laporan yang menyebutkan bahwa Werner dipecat karena para petinggi Leipzig ingin mengangkat Martin Demichelis sebagai pelatih kepala. Bahkan, klub berlogo banteng merah itu diklaim telah berdiskusi dengan Demichelis sebelum Werner resmi dipecat. Apabila benar, tentu saja ini bukan hal yang etis untuk dilakukan.

“Ketika rumor tentang Martín Demichelis muncul, dikatakan bahwa semuanya sudah selesai dan pra-kontrak sudah ada. Itu omong kosong belaka. Proses setelahnya juga menunjukkan hal itu,” ucap Marcel Schafer, dikutip dari laman Bulinews.

“Jika tidak, kami bisa mengumumkan penggantinya dengan sangat cepat. Sebaliknya, kami hanya bernegosiasi secara intensif dengan pihak Demichelis di Leipzig beberapa hari setelah percakapan terakhir dengan Ole,” pungkasnya.

Demichelis diangkat sebagai pelatih kepala Leipzig pada 22 Juni 2026, sementara Werner dipecat pada 17 Juni 2026. Martin Demichelis dikontrak Leipzig selama dua tahun atau hingga musim panas 2028 mendatang.

Artikel Tag: martin demichelis, rb leipzig, ole werner

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/bos-leipzig-bantah-martin-demichelis-jadi-dalang-utama-pemecatan-ole-werner
103
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini