Borneo FC Tergelincir, Gelar Juara Paruh Musim Direbut Persib Bandung

Skuat Borneo FC alihkan fokus ke putaran kedua/foto dok Borneo FC
Berita Super League: Borneo FC tergelincir saat melakoni laga krusial di markas Persita Tangerang dalam pertandingan penutup putaran pertama kompetisi musim ini. Kekalahan menyakitkan tersebut membuat tim berjuluk Pesut Etam itu harus rela melepaskan status juara paruh musim kepada Persib Bandung yang berhasil mengamankan posisi puncak di penghujung paruh pertama.
Dalam pertandingan pekan ke-17 Super League musim 2025/2026 tersebut, Borneo FC dipaksa menyerah dengan skor 2-0 oleh tuan rumah Persita Tangerang.
seperti dikutip dari laman resmi klub.
Hasil ini membuat mereka tertahan di posisi kedua klasemen dengan koleksi 37 poin, sehingga harus merelakan gelar juara paruh musim jatuh ke tangan Persib Bandung yang sukses mengumpulkan 38 poin dari 17 laga yang telah dijalani.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menilai Persita Tangerang sangat layak keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut.
Ia mengakui bahwa kebobolan di menit-menit awal pertandingan menjadi faktor yang sangat berat dan memengaruhi mentalitas bertanding anak asuhnya sepanjang sisa waktu yang tersedia.
"Kami datang ke sini untuk mencari tiga poin, tetapi hasilnya mereka sangat layak menang. Kebobolan di menit ketiga membuat kami sulit bangkit, itu berhubungan dengan mental. Saat masih 0-0 kami punya peluang, setelah itu pertandingan penuh transisi dan set piece, dan mereka sangat bagus dalam situasi bola mati," ujar Fabio Lefundes
Selain masalah mental, Fabio Lefundes juga menyinggung kendala teknis terkait pergantian pemain dan cedera yang berdampak negatif pada permainan tim di babak kedua. Dirinya juga memberikan komentar sportif mengenai gol yang dicetak mantan pemainnya, Javlon Guseynov, ke gawang Pesut Etam.
"Soal Javlon, di satu sisi saya sedih dia mencetak gol ke gawang kami, tapi di sisi lain saya juga senang karena itulah sepak bola. Jujur, kami tidak layak menang di pertandingan ini," ucap Fabio Lefundes yang mengakui keunggulan strategi tim Persita Tangerang di Super League musim 2025/2026.
Meski gagal menggeser posisi Persib Bandung di akhir putaran pertama, Fabio Lefundes menegaskan bahwa perjuangan timnya belum berakhir. Masih ada 17 pertandingan di putaran kedua yang harus dimaksimalkan untuk kembali merebut takhta klasemen. Baginya, konsistensi di sisa kompetisi Super League musim 2025/2026 adalah kunci utama untuk meraih gelar juara di akhir musim nanti.
"Masih ada 17 pertandingan lagi. Kalau kita mau juara, kita tidak boleh kasih kendor. Kita mungkin masih bisa kalah sekali atau dua kali, tapi kalau sampai 17 kali tentu tidak mungkin," tegas Fabio Lefundes mengakhiri pembicaraan.
Kini, seluruh elemen tim Borneo FC bersiap untuk melakukan evaluasi besar-besaran guna mengejar selisih poin dari Persib Bandung.
Fokus penuh akan dicurahkan pada persiapan fisik dan taktik untuk menghadapi jadwal padat di putaran kedua kompetisi Super League musim 2025/2026 yang diprediksi akan berjalan jauh lebih kompetitif bagi seluruh kontestan.
Artikel Tag: Borneo FC, Super League, fabio lefundes, persib bandung
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/borneo-fc-tergelincir-gelar-juara-paruh-musim-direbut-persib-bandung
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini