Berpesta di Tengah Wabah Virus Corona, Schalke Denda Amine Harit 540 Juta Rupiah

Penulis: Febrian Kusuma
Rabu 01 Apr 2020, 21:30 WIB
Berpesta di Tengah Wabah Virus Corona, Schalke Denda Amine Harit 540 Juta Rupiah

Amine Harit (RuhrNachrichten)

Berita Liga Jerman: Pemain Schalke 04 asal Maroko, Amine Harit, harus dijatuhi denda sebesar 30 ribu euro atau setara 540 juta rupiah karena tetap berpesta di bar, di tengah wabah virus corona yang semakin mengkhawatirkan.

Kejadian itu pertama kali dilaporkan oleh kantor berita lokal Jerman, DPA, bahwa Harit diketahui mengadakan pesta di bar pada 10 Maret 2020 yang lalu bersama dengan 10 orang. Pesta itu kemudian dibubarkan secara paksa oleh pihak kepolisian setempat.

“Itu benar (Harit berpesta). Tapi ada hal yang lebih penting daripada denda untuk anak itu,” kata direktur olahraga The Royal Blues, Jochen Schneider.

Padahal Jerman telah memberlakukan social distancing demi memutus rantai penyebaran virus corona, yang membuat orang-orang dilarang keluar rumah kecuali ada sesuatu yang mendesak. Sementara itu, pemerintah Jerman juga telah memberlakukan kebijakan bahwa bar harus tutup pada pukul 6 malam waktu setempat.

Menyikapi himbauan itu, beberapa hari sebelumnya melalui media sosialnya, Harit juga turut menyerukan kepada warga untuk tetap di rumah. Akan tetapi, pemain 22 tahun itu justru yang melanggar himbauan tersebut, dan dikatakan ia telah menyesali perbuatannya.

Menurut Bild, uang denda dari Harit akan digunakan oleh Schalke 04 untuk memberikan bantuan makanan kepada mereka yang beresiko terpapar virus corona dan pihak-pihak lainnya yang membutuhkan.

Sementara itu, Harit yang pindah ke Schalke 04 dari Nantes pada 2017 yang lalu telah menjadi bagian terpenting tim pada musim kompetisi 2019/20, yang mana ia mencatat 24 penampilan di Bundesliga dengan mengemas 6 gol.

Artikel Tag: amine harit, schalke, Virus Corona

654  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini