Berita Sepak Bola: Fakta! Grup Kaya di Cina Jadi Incaran Pesepak Bola Brazil

Penulis: Dian Megane
Kamis 04 Agu 2016, 15:06 WIB
Berita Sepak Bola: Fakta! Grup Kaya di Cina Jadi Incaran Pesepak Bola Brazil

Paulinho adalah anggota tim Guangzhou Evergrande

Ligaolahraga.com -

Ligaolahraga - Berita Sepak Bola: Brazil telah lama terbiasa kehilangan bakat-bakat terbaiknya kepada berbagai liga besar di Eropa. Tetapi sekarang, beberapa klub Brazil justru menjual para pemain terbaik mereka kepada mitra mereka yang cukup kaya di Chinese Super League.

Ketika Suning Holdings Group membeli sejumlah saham di Inter Milan Juni lalu, pihak resmi mereka membawa ilmu pengetahuan dalam olahraga dan pelatihan sepak bola dari Italia untuk ditransferkan kepada tim Cina, Jiangsu Suning.

Dan akhirnya sebuah fakta mengungkapkan bahwa di Brazil banyak para pemain yang tergabung dalam sebuah klub di negara tersebut justru memilih untuk 'menjual' pemain-nya ke klub kaya di Cina. Pasalnya, nilai kontrak yang ditawarkan cukup menggiurkan.

Belum lagi fasilitas atau para penggemar yang mendukung, dan bakat terbaik yang persepakbolaan Cina bisa tawarkan tentunya iming-iming tersebut seperti menjadi sebuah paket untuk berkarir hingga akhir.

Akan tetapi, tetap saja masih ada banyak hal yang harus dikerjakan. Untuk striker misalnya, para pemain yang bermain di pertahanan tidak akan sebagus seperti ketika mereka yang berada di level top di Eropa.

Latihan mungkin tidak akan cukup intens di antara teman satu tim yang bukan standar elit. Tetapi, tidak bisa dikatakan bahwa bermain di standar yang lebih rendah akan secara otomatis membuat pemain top menjadi buruk.

Dunga misalnya, ia dikenal lebih dari hanya sekedar juggling nasional Brazil dan komitmen terhadap klub Asia Timur. Tahun 1994, ia mengangkat trofi World Cup sebagai kapten Selecao. Tahun 1995, ia menanda tangani kontrak bersama Jubilo Iwata di J.League. Selama 3 tahun di sana, Dunga tidak hanya menjadi pengaruh besar baik untuk Jubilo dan persepakbolaan Jepang, ia juga melanjutkan untuk mewakili negaranya di event internasional sampai dikalahkan pada final World Cup 1998.

Kemudian ada juga Zico yang melegenda, bintang klub Kashima Antlers di Jepang di awal tahun 90an, pernah mengatakan bahwa menjadi bintang besar di liga yang lebih kecil bisa menjadi lebih sulit daripada yang bisa dibayangkan dengan tekanan tambahan, perhatian, dan tanggung jawab di luar dan di lapangan. Pekerjaannya bukan hanya untuk bermain dengan baik, tetapi juga memastikan yang lainnya melakukan hal yang sama.

Begitu juga dengan Dejan Damjanovic yang percaya bahwa mental dan tingkah laku pemain asing akan menentukan bagaimana permainan individual mereka berdampak lebih dari standar liga tersebut. Tonggak pemain asal Montenegro tersebut tidak hanya striker asing dengan perolehan skor tertinggi dalam sejarah K-League Korea Selatan, ia adalah pencetak skor tertinggi ketiga di musim terakhir pada Chinese Super League bersama Beijing Guoan.

Jadi Ladang Uang, Tapi Lupa Performa

Hal ini tentu memberikan kenyataan jika ladang arena sepak bola di asia khususnya Cina bisa menjadi incara para pemain sepak bola. Brazil adalah pencetak pemain-pemain handal yang mendunia, itu terbukti, tak hanya di liga inernasional, negara dan masing-masing negara, semua dipastikan terselip pemain asal Brazil, dan itu membuktikan bahwa incaran pesepak bola Brazil adalah arena negara di Asia tertama Cina.

“Jika kau ingin melakukan sesuatu di sepak bola maka kau harus mendorong dirimu sendiri sampai batas,” ujar Damjanovic. “Mereka yang ingin meningkatkan diri bisa mendorong diri sendiri untuk melakukanna, baik secara mental dan secara fisik," tambahnya.

Menurut Damjanovic, dirinya bermain dua tahun di Cina dan bisa mengatakan bahwa tidak mudah untuk bermain di sana, terutama ketika berada di tim besar dengan harapan besar.

"Kau harus memberikan 100 persen di setiap pertandingan. Masalahnya adalah, beberapa pemain hanya pergi ke Cina untuk mendapatkan uang dan tidak berpikir tentang sepak bola. Itulah yang bisa membuat mereka lemah dan benar-benar keluar dari performa mereka,” tandasnya.

Artikel Tag: Sepak Bola, Chinese Super League, Jiangsu Suning, Shanghai SIPG, Jubilo Iwata, World Cup, Dunga, Zico, Dejan Damjanovic

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/berita-sepak-bola-fakta-grup-kaya-di-cina-jadi-incaran-pesepak-bola-brazil
2600  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini