Berita Kualifikasi Piala Dunia 2018: Hal-hal Menarik dari Kemenangan 2-0 Inggris atas Malta

Penulis: Vina Enza
Minggu 09 Okt 2016, 10:10 WIB
Berita Kualifikasi Piala Dunia 2018: Hal-hal Menarik dari Kemenangan 2-0 Inggris atas Malta

Perayaan gol kedua Inggris yang dicetak Dele Alli

Ligaolahraga - Berita Kualifikasi Piala Dunia 2018: Inggris menghadapi Malta dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 yang berlangsung Sabtu malam (08/10/2016) di stadion Wembley. The Three Lions berhasil menang 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Daniel Sturridge dan Dele Alli dan ini merupakan kemenangan kedua Inggris yang membuat mereka berada di posisi puncak grup F zona Eropa. Dari kemenangan atas Malta ini ada beberapa hal menarik, di antaranya:

1. Henderson Lebih Gemilang dibandingkan Rooney

Salah satu keunggulan Wayne Rooney di lini tengah adalah operan panjangnya, namun di laga kali ini adalah Jordan Henderson yang menunjukkan penampilan impresifnya. Sepanjang laga ia terlihat lebih kreatif dan berbahaya, bisa dikatakan Henderson adalah pemain terbaik kali ini dengan membantu timnya untuk membuat peluang bagus di babak pertama. Kualitasnya ditampilkan dengan menyumbangkan energinya dalam terciptanya dua gol skuat Gareth Southgate.


2. Alli Membawa Kekuatan bagi Inggris

Musim ini Dele Alli ditempatkan sebagai gelandang yang lebih ke belakang di skuat Tottenham Hotspur sebagai pengganti Eric Dier dan Mousa Dembele yang cedera. Namun di laga ini ia dimainkan tepat di belakang Daniel Sturridge, kontribusinya dalam tim sungguh dirasa luar biasa karena ia berhasil menutupi kekurangan Three Lions dalam hal kekuatan. Alli berhasil mencetak satu gol dan bahkan hampir mencetak hattrick. Dengan kehadirannya bersama Henderson lini tengah, Inggris menjadi lebih dinamis.


3. Gaya bermain Inggris masih belum terbentuk

Gareth Southgate mengatakan pada skuatnya di hari Jumat (07/10/2016) bahwa mereka harus berani dan bisa menyenangkan suporter. Dalam hal ini tampaknya mereka masih kurang berhasil menyenangkan para fans meskipun Inggris sudah tampil bagus namun belum bisa menujukkan gaya bermain ciri khas mereka. Tugas pelatih interim ini di pertandingan selanjutnya ialah meningkatkan kepercayaan diri skuatnya hingga mampu menunjukkan gaya bermain mereka.


4. Fans masih tetap setia

Setelah gagal di Euro 2016 dan sedikit kekacauan di era Sam Allardyce, fans setia Inggris dikabarkan mulai putus hubungan dengan mereka, namun ternyata tidaklah demikian karena atmosfir di Wembley sangat positif, para fans menunjukkan dukungannya terhadap timnya ketika Marcus Rashford dan Jamie Vardy masuk sebagai pemain pengganti disambut antusias. Hal ini semakin menunjukkan meskipun Inggris sedang berjuang untuk memperoleh penampilan terbaiknya para fans akan selalu ada buat the Three Lions.


5. Inggris melewatkan Marcus Rashford

Satu hal yang mungkin disesali oleh Gareth Southgate di debut kepelatihannya bersama tim senior Inggris adaah tidak memainkan Marcus Rashford sejak menit pertama, sementara ia membutuhkan sosok pemain yang berani dan sebenarnya bisa didapatkan dalam pemain muda Manchester United ini. Rashford diturunkan di 20 menit akhir ia bermain melebar di posisi sayap di mana ia bisa menciptakan peluang bagus untuk Dele Alli. Pada laga ini dengan jelas ia menunjukkan seberapa besar keinginannya untuk bermain di level atas.

Artikel Tag: Inggris, Malta, Kualifikasi Piala Dunia 2018, Gareth Soutgate, Wayne Rooney, Marcus Rashford, Jordan Henderson, Dele Alli, Daniel Sturridge

994  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini