Bedah Sosok Ralf Rangnick: Antara Metode Jenius dan Risiko Besar

Ralf Rangnick
Berita Liga Italia: Ralf Rangnick bukan sekadar nama. Ada filosofi gila, riwayat burnout, dan permusuhan lama dengan Zlatan Ibrahimovic yang bisa jadi bom waktu di AC Milan.
La Gazzetta dello Sport menelusuri sosok Ralf Rangnick secara mendalam, tepat saat namanya semakin kencang dikaitkan dengan kursi direktur teknik AC Milan. Di Jerman, ia dikenal dengan julukan "Der Professor".
Kartu nama Rangnick adalah ekosistem Red Bull: ia membangun RB Leipzig dari divisi 4 hingga menembus Liga Champions, dan menjadikan Red Bull Salzburg sebagai mesin penghasil pemain berbakat kelas dunia.
Metodenya menyeluruh, dari pressing intens di lapangan hingga sistem scouting yang tersentralisasi, dan ia tidak mau berkompromi soal apa pun. Totalitasnya bahkan pernah menghancurkan kesehatannya sendiri.
Pada 2011, ia meninggalkan Schalke akibat burnout parah, terlalu banyak tekanan, terlalu banyak tanggung jawab. Ia butuh 10 bulan untuk pulih sepenuhnya. Sejak saat itu dia sengaja memutus koneksi dari segalanya, bahkan mematikan ponselnya.
Namun La Gazzetta juga menyoroti 3 risiko besar. Pertama, model sentralisasi penuh berarti jika Rangnick gagal, seluruh struktur harus dibangun ulang dari nol.
Kedua, statusnya sebagai pelatih kepala Austria membuatnya tidak bisa fokus ke Milan hingga akhir Juni, dan risiko ketiga paling menarik adalah, hubungan Rangnick dan Zlatan Ibrahimovic yang kurang baik.
Enam tahun lalu keduanya pernah saling sindir secara terbuka. Ibrahimovic menyebut tidak mengenal Rangnick, dan sang pelatih membalas: "Di posisi Milan, saya tidak akan bertaruh pada Ibrahimovic."
Artikel Tag: ac milan, liga italia, ralf rangnick
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/bedah-sosok-ralf-rangnick-antara-metode-jenius-dan-risiko-besar

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini