Awal Musim Buruk Juventus di Bawah Spalletti Dibanding Era Tudor

Awal Musim Buruk Juventus di Bawah Spalletti Dibanding Era Tudor - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia kembali menghangat setelah Juventus harus menghadapi kenyataan pahit usai dibungkam Lazio dengan skor telak 3-0 di kandang sendiri, Minggu malam. Kekalahan ini menempatkan Bianconeri pada posisi yang kurang menguntungkan di Serie A musim 2026-27, bahkan lebih buruk dibandingkan era Igor Tudor pada musim sebelumnya.
Dalam laga yang berlangsung di Allianz Stadium tersebut, punggawa Juventus tak mampu membendung serangan gencar dari tim asuhan Gennaro Gattuso. Oliver Provstgaard Nielsen membuka keran gol bagi Lazio, yang kemudian memastikan kekalahan Juventus dengan dua gol tambahan. Para pendukung pun tak dapat menahan kekecewaan, mencemooh tim kesayangan mereka setelah peluit akhir dibunyikan.
Dengan hasil ini, posisi Luciano Spalletti di kursi pelatih semakin terancam. Juventus kini tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen sementara, Inter dan Lazio, setelah melewati tujuh pertandingan musim ini. Catatan mereka, tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan, hanya menghasilkan 11 poin, yang menempatkan mereka di posisi yang kurang ideal.
Situasi ini kontras dengan pencapaian musim lalu di bawah Tudor, di mana Juventus mengantongi 12 poin dari tiga kemenangan, tiga imbang, dan satu kekalahan setelah tujuh laga. Tudor sendiri dipecat setelah pertandingan kedelapan dengan raihan 12 poin, sebelum akhirnya digantikan oleh Spalletti pada 30 Oktober 2025.
Dengan tekanan yang semakin besar, Spalletti harus segera menemukan formula jitu untuk mengembalikan kejayaan Juventus di kancah Serie A. Apakah pelatih berpengalaman ini mampu membalikkan keadaan dan menghindari nasib serupa dengan pendahulunya? Hanya waktu yang akan menjawab.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/awal-musim-buruk-juventus-di-bawah-spalletti-dibanding-era-tudor


















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini