Atalanta dan Roma Kritik Keras Keputusan VAR Kontroversial[embed]https://www.youtube.com/watch?v=j-yM1ugB6lA[/embed]
![Atalanta dan Roma Kritik Keras Keputusan VAR Kontroversial[embed]https://www.youtube.com/watch?v=j-yM1ugB6lA[/embed] - sumber: (footballitalia)](https://img.ligaolahraga.com/public/images/news/2026/01/04/atalanta-dan-roma-kritik-keras-keputusan-var-kontroversialembedhttpswwwyoutubecomwatchvj-ym1ugb6laembed.jpg)
Atalanta dan Roma Kritik Keras Keputusan VAR Kontroversial[embed]https://www.youtube.com/watch?v=j-yM1ugB6lA[/embed] - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia kembali menghangat setelah pertandingan antara Atalanta BC dan AS Roma yang berlangsung di New Balance Arena, Bergamo, pada 3 Januari 2026. Pertandingan ini memicu kontroversi terkait keputusan wasit dan VAR yang membuat kedua tim merasa dirugikan.
Atalanta berhasil menang tipis 1-0 berkat gol Giorgio Scalvini yang tercipta dari situasi sepak pojok. Gol ini menuai protes dari pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, dan kiper Mile Svilar yang merasa gol tersebut seharusnya dianulir. Mereka berpendapat bahwa Scalvini melakukan pelanggaran terhadap Svilar, meskipun analisis VAR menunjukkan bahwa gangguan sebenarnya datang dari rekan Svilar sendiri, Devyne Rensch. Tuduhan handball juga dibantah karena bola dinyatakan mengenai dada Scalvini.
Atalanta dan Roma Sama-sama Kecewa dengan Keputusan Wasit dan VAR
Pelatih Gasperini mengungkapkan kekecewaannya kepada DAZN, menyebut gol tersebut sebagai "absurd" dan tidak seharusnya disahkan berdasarkan aturan saat ini. Menurutnya, ada dua alasan untuk menganulir gol tersebut: kontak tangan pada kiper dan dugaan handball oleh Scalvini. Meskipun mantan kiper Walter Zenga menjelaskan bahwa gangguan berasal dari Rensch, Svilar tetap merasa bahwa dirinya dilanggar di kotak penalti.
Pakar wasit DAZN, Luca Marelli, menyebut insiden Scalvini sebagai "area abu-abu klasik" karena meskipun Svilar dihalangi oleh Rensch, Scalvini juga terlihat menyentuh wajah kiper sebelum mencetak gol. Namun, tidak ditemukan handball dalam insiden tersebut.
Sementara itu, Atalanta juga merasa dirugikan setelah gol kedua mereka yang dicetak oleh Gianluca Scamacca dianulir. Meskipun setelah tinjauan panjang oleh VAR, wasit memutuskan posisi offside aktif Scamacca. Padahal, Scamacca tampaknya tidak menantang Mario Hermoso untuk merebut bola, melainkan memanfaatkan kesalahan sentuhan pertama Hermoso yang mengarahkan bola kepadanya. Marelli tetap pada pendiriannya bahwa gol tersebut seharusnya dianulir karena Scamacca memanfaatkan posisinya yang offside, sementara pundit Sky Sport Italia tidak setuju dengan keputusan itu.
Pertandingan ini meninggalkan banyak pertanyaan dan kekecewaan bagi kedua pihak, menyoroti pentingnya kejelasan dalam penggunaan teknologi VAR di sepak bola.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/atalanta-dan-roma-kritik-keras-keputusan-var-kontroversialembedhttpswwwyoutubecomwatchvj-ym1ugb6laembed

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini