Ashley Cole Akui Sulit Dapat Kesempatan Melatih di Inggris

Ashley Cole berterima kasih atas kepercayaan Cesena. (Foto: Franco Romano/NurPhoto via Getty Images)
Berita Liga Italia: Ashley Cole mengungkapkan rasa frustrasinya karena sulit mendapatkan kesempatan menjadi pelatih kepala di Inggris sebelum akhirnya menerima tawaran dari Cesena. Ia kini menjalani peran sebagai pelatih utama untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Pria berusia 45 tahun itu sebelumnya sempat menjadi asisten pelatih di Everton, Birmingham City, dan tim nasional Inggris. Namun, pengalaman tersebut belum cukup untuk meyakinkan klub-klub Inggris memberinya kepercayaan sebagai pelatih kepala.
Dalam wawancara bersama BBC, Ashley Cole mengaku mulai kehilangan harapan setelah beberapa kali ditolak. Ia menilai alasan kurang pengalaman menjadi hambatan utama yang sulit ditembus.
“Saya mulai merasa putus asa karena kurangnya kesempatan dari beberapa klub di Inggris. Mereka selalu mengatakan saya tidak punya pengalaman, dan saya paham itu, tapi bagaimana saya bisa mendapatkannya kalau tidak diberi kesempatan?” ujar Cole.
Ia juga menyoroti tantangan panjang yang harus dihadapi oleh asisten pelatih untuk naik level. Menurutnya, dibutuhkan keberanian dari klub untuk memberikan kesempatan kepada pelatih yang belum berpengalaman penuh.
“Itu adalah perjuangan ketika Anda menjadi asisten selama enam atau tujuh tahun. Anda harus mengambil langkah besar, tapi klub juga harus berani mengambil risiko,” lanjutnya.
Cole mengaku sangat menghargai kepercayaan yang diberikan Cesena, terlebih karena tidak banyak pelatih asal Inggris, khususnya berkulit hitam, yang bekerja di Italia.
“Saya rasa tidak banyak pelatih Inggris berkulit hitam yang bekerja di Italia. Jadi ini langkah besar dari mereka, dan saya sangat bangga berada di sini,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya ingin membangun identitas sendiri sebagai pelatih, bukan meniru sosok-sosok besar yang pernah ia temui sepanjang kariernya sebagai pemain.
“Saya tidak akan menjadi Jose Mourinho, saya juga tidak bisa seperti Carlo Ancelotti atau Rafa Benitez. Saya harus mengambil sedikit dari mereka dan tetap menjadi diri sendiri,” tegasnya.
Sejak menangani Cesena, Cole telah menjalani beberapa pertandingan dengan hasil yang beragam. Meski begitu, ia menilai proses membangun tim jauh lebih penting daripada hasil jangka pendek.
Artikel Tag: ashley cole, cesena
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ashley-cole-akui-sulit-dapat-kesempatan-melatih-di-inggris

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini