Arnault dan Louis Vuitton Ternyata Tak Minat Akuisisi AC Milan

Penulis: Nur Afifah
Senin 17 Mei 2021, 16:08 WIB
Bernard Arnault tak minat akuisisi Milan

Bernard Arnault tak minat akuisisi Milan (Sumber: GettyImages)

Berita Liga Italia: Bernard Arnault dan grup Louis Vuitton dikabarkan memang ingin melebarkan pengaruh mereka di Italia, namun membeli AC Milan tampaknya tidak dalam agenda mereka.

Ketertarikan Arnault untuk membeli Il Diavolo telah berulang kali diberitakan selama beberapa tahun terakhir, bersama dengan rumor bahwa pemilik klub saat ini Elliott Management Corporation bersedia menjual raksasa Serie A tersebut dengan harga yang pantas.

Menurut kabar dari PianetaMilan, bantahan yang terus disuarakan oleh juru bicara Louis Vuitton Group merupakan tanda bahwa pembelian tersebut sangat kecil kemungkinannya bakal terjadi, namun sang pemilik yang merupakan pengusaha asal Prancis dan taipan di dunia fashion tersebut memang memiliki kepentingan di Italia. Kendati demikian, hal tersebut tak berkaitan dengan sepak boa, melainkan pada kerjasama dengan Tod's, grup yang dimiliki oleh keluarga Della Valle.

Karena itulah, yang menjadi incaran Arnault kemungkinan besar adalah brand Brunelo Cucinelli atau bahkan sekelas Valentino dan Burberry. Ia tampaknya memiliki tujuan besar dan melirik peluang mengambilalih Prada atau Armani untuk benar-benar memberikan pengaruh secara instan di Italia, tetapi akuisisi terakhir yang ia buat adalah membeli Tiffany dengan harga 15.8 miliar euro. Singkatnya, tidak ada terlalu banyak ruang untuk sepak bola di dunianya saat ini, termasuk untuk Rossoneri.

Milan sendiri tampaknya masih akan dipegang Elliott Management selama beberapa tahun ke depan mengingat mereka memiliki ambisi mengembalikan raksasa Serie A tersebut ke puncak sepak bola dunia.

Artikel Tag: Milan, Serie A, Arnault, Louis Vuitton

1999  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini