Anthony Taylor Ungkap Alasan Tinggalkan Sepak Bola Inggris

Anthony Taylor memilih tantangan baru setelah tekanan wasit makin berat. (Foto: Chris Brunskill/Fantasista/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Anthony Taylor tidak akan memimpin pertandingan sepak bola Inggris pada awal musim 2026/27 setelah memutuskan mengakhiri kariernya sebagai wasit domestik. Keputusan tersebut diambil setelah 20 tahun bertugas, dengan tekanan, sorotan, dan opini publik yang semakin berat. Taylor kini memilih tantangan baru sebagai Direktur Wasit Elite di Federasi Sepak Bola Turkiye.
Taylor, 47 tahun, meninggalkan sepak bola Inggris setelah memimpin 668 pertandingan. Ia juga menjadi wasit dalam setiap final domestik dan menangani 163 pertandingan internasional. Rekam jejak tersebut membuatnya menjadi salah satu wasit Inggris paling berpengalaman dalam dua dekade terakhir, sebelum akhirnya memilih meninggalkan lapangan dan mengambil peran baru.
Keputusan Anthony Taylor terbilang mendadak karena pertandingan terakhirnya terjadi pada 6 Juli ketika ia memimpin kemenangan Spanyol 1-0 atas Portugal dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026. Setelah itu, ia memutuskan tidak kembali bertugas di kompetisi Inggris karena merasa sudah siap secara mental dan fisik untuk menjalani tantangan berbeda.
Tekanan yang diterima wasit menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan tersebut. Taylor mengakui bahwa sorotan dari berbagai pihak dapat memengaruhi kondisi psikologis seorang wasit, bahkan ketika mereka memiliki pengalaman panjang. Menurutnya, ketakutan membuat kesalahan dan penilaian dari lingkungan sekitar dapat berkembang menjadi persoalan kepercayaan diri.
"Setiap wasit akan berbohong jika mengatakan tekanan atau sorotan tidak mengganggu mereka, karena itu merupakan reaksi alami manusia," kata Anthony Taylor kepada BBC Sport.
Taylor menjelaskan bahwa wasit menghadapi tekanan dari banyak sumber, mulai dari penonton, manajer, media, kolega, hingga orang-orang terdekat. Semua faktor tersebut dapat menciptakan keraguan terhadap kemampuan sendiri. Jika tidak dikelola dengan baik, tekanan itu berpotensi membuat seorang wasit kehilangan keyakinan ketika harus mengambil keputusan di lapangan.
"Ketakutan membuat kesalahan, opini dari luar, penonton, manajer, orang tua, media, dan kolega. Semua hal itu menciptakan keraguan terhadap diri sendiri, mengurangi kepercayaan diri, lalu semuanya bisa berkembang di luar kendali," ujar Taylor.
Taylor kemudian memilih meninggalkan posisi sebagai wasit dan menerima peran sebagai Direktur Wasit Elite di Federasi Sepak Bola Turkiye. Baginya, perubahan tersebut bukan semata-mata karena tekanan, tetapi juga merupakan keputusan yang muncul setelah menyadari bahwa dirinya telah mencapai titik alami untuk mengakhiri fase karier sebagai pengadil di tengah lapangan.
Ia mengakui bahwa menjalani lingkungan penuh tekanan dalam waktu panjang dapat menguras energi. Kondisi tersebut pada akhirnya bisa memengaruhi motivasi dan kepercayaan diri, terutama ketika setiap pertandingan membawa tuntutan untuk kembali tampil sempurna dan menghindari kesalahan yang dapat menjadi sorotan.
"Semua orang akan mengalami masa ketika menghadapi lingkungan seperti itu dalam waktu lama membuat tingkat energi menurun. Itu kemudian mulai memengaruhi motivasi dan kepercayaan diri," tegas Anthony Taylor.
Taylor menambahkan bahwa dirinya sebenarnya cukup percaya diri dengan mekanisme yang digunakan untuk menghadapi tekanan selama menjalani karier. Namun, setelah dua dekade menjadi wasit, ia merasa tubuh dan pikirannya sudah mencapai titik yang tepat untuk beralih menuju perjalanan baru.
"Saya sangat percaya diri dengan mekanisme saya sendiri dalam menghadapi semua itu. Keputusan untuk pensiun sepenuhnya didasarkan pada tubuh dan pikiran saya yang secara alami sudah sampai pada titik untuk meninggalkan peran tersebut dan siap menjalani perjalanan baru," ujar Taylor.
Kini, Taylor akan membawa pengalaman panjangnya ke Turkiye dengan peran yang berbeda. Ia merasa terhormat karena pengalaman dan pengetahuannya masih dianggap bernilai oleh dunia perwasitan. Tantangan barunya bukan lagi mengambil keputusan di tengah pertandingan, melainkan membantu meningkatkan kualitas serta perkembangan wasit elite di negara tersebut.
Artikel Tag: inggris, anthony taylor
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/anthony-taylor-ungkap-alasan-tinggalkan-sepak-bola-inggris

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini