Andai Kompetisi Musim Ini Dilanjutkan, PSM Bakal Jadi Tim Musafir

Penulis: Dayat Huri
Selasa 05 Mei 2020, 10:30 WIB
Andai Kompetisi Musim Ini Dilanjutkan, PSM Bakal Jadi Tim Musafir

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin/foto dok Liga Indonesia

Berita Liga 1 Indonesia: Keluarnya hasil forensik yang menyebut bahwasanya Stadion Andi Mattalatta, Makassar tidak kukuh dan wajib direnovasi sebelum kembali digunakan membuat PSM Makassar harus menjadi tim musafir andai nanti kompetisi kembali dilanjutkan.

Meski tidak bisa menggunakan stadion berkapasita 15 ribu penonton itu, CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin berharap tim berjuluk Juku Eja itu tetap bisa bermarkas di Sulawesi Selatan. Untuk itu, Stadion BJ Habibie yang berada di Pare Pare jadi salah satu opsi yang akan dipakai sebagai markas Wiljan Pluim dan kawan-kawan.

"Karena kami menilai Stadion BJ Habibie menjadi satu-satunya yang berada di Sulsel dan kondisinya paling mendekati kelayakan lolos verifikasi," kata Munafri, seperti dilansir laman Jawa Pos.

Pria yang karib disapa Appi itu mengakui, di Makassar sendiri masih ada Stadion Barombong. Hanya saja, hingga sekarang stadion tersebut belum rampung dibangun. Untuk itu, Appi mencoba menyiapkan stadion lain yang masih berada di wilayah Sulawesi Selatan.

"Sekali lagi, jangan sampai kami keluar dari Sulawesi. Dan kalau memang bisa, kami akan perbaiki Stadion BJ Habibie. Seperti rumput dan juga lampu stadion," kata Appi.

Wajar jika Appi berharap skuatnya tetap berlaga di Sulawesi Selatan. Mereka pernah merasakan menjadi tim musafir saat berlaga di AFC Cup 2019 lalu. Berlaga jauh dari rumah tentu merugikan. Apalagi soal dukungan suporter. Memang masih ada yang mendukung secara langsung saat PSM Massar menjadi tim musafir. Namun dukungan yang didapat tak semasif ketika mereka bermain di Makassar, hal itu berpengaruh terhadap pemasukan klub dan juga performa tim di lapangan yang kurang begitu maksimal.

Dengan membuka opsi memakai Stadion BJ Habibie, setidaknya diprediksi masih banyak suporter yang datang. Jarak tempuh dari Makassar ke Pare Pare pun hanya berkisar tiga jam. Setidaknya Wiljan Pluim dan kawan-kawan tetap merasakan atmosfer yang tak jauh beda saat berlaga di Stadion Andi Mattalatta.

Artikel Tag: Liga 1, psm makassar, Munafri Arifuddin

689  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini