Analisis Taktik: Pressing Milan ala Ruben Amorim Masih Perlu Perbaikan

Ruben Amorim
Berita Liga Italia: Analisis taktik SempreMilan sebut skema pressing AC Milan di bawah asuhan Ruben Amorim masih perlu perbaikan meski bermain imbang 1-1 lawan Inter.
Laga uji coba pramusim AC Milan kontra Inter Milan di Perth yang berakhir imbang 1-1 menjadi bahan analisis taktik mendalam. Jurnalis SempreMilan, Rohit Rajeev, menyoroti sejumlah pola permainan yang diterapkan pelatih Ruben Amorim.
Milan tercatat menerapkan skema pressing dengan lima pemain di area tinggi, melibatkan Camarda, Cisse, Loftus-Cheek, Musah, dan Fofana yang memimpin tekanan berorientasi man-marking untuk mematikan build-up serangan Inter.
Meski begitu, organisasi pressing enam pemain Milan dinilai masih perlu perbaikan, mengingat pergerakan turun Nicolo Barella sempat menciptakan situasi tujuh lawan enam yang berhasil dilewati Inter dengan mudah.
Salah satu poin positif terbesar Milan terletak pada fase transisi permainan. Pressing agresif berorientasi bola berhasil memaksa kesalahan lawan di lini tengah dan menghasilkan peluang tembakan hanya dalam delapan detik.
Pola ini sesuai prinsip yang kerap diterapkan Ralf Rangnick. Salah satu pola serangan apik Milan tercipta saat Cisse turun lebih dalam, Musah menyerang ruang kosong, Chukwueze memberikan umpan silang, dan pergerakan Camarda nyaris berbuah gol.
Salah satu perbaikan yang terlihat di bawah Amorim adalah kombinasi marking zonal dan man-to-man saat menghadapi sepak pojok, membuat lawan lebih sulit memanfaatkan celah di kotak penalti.
Namun jika Milan ingin bermain dengan garis pertahanan tinggi, intensitas counter-press harus benar-benar konsisten, mengingat satu umpan yang lepas saja sudah cukup membuat Inter menemukan ruang besar.
Artikel Tag: ac milan, liga italia, ruben amorim
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/analisis-taktik-pressing-milan-ala-ruben-amorim-masih-perlu-perbaikan

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini