Analisis Kegagalan De Zerbi di Marseille: Data dan Fakta Lengkap

Analisis Kegagalan De Zerbi di Marseille: Data dan Fakta Lengkap - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Roberto De Zerbi resmi meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Olympique de Marseille setelah 18 bulan mengabdi. Prestasi dan tantangan mewarnai perjalanannya di Stade Velodrome, tetapi pada akhirnya keputusan untuk berpisah diambil dengan kesepakatan bersama. De Zerbi meninggalkan Marseille yang saat ini berada di peringkat keempat Ligue 1, terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen, Paris Saint-Germain.
De Zerbi mengambil alih kendali di Marseille pada musim panas 2024 setelah tim tersebut mengalami masa sulit pada kampanye 2023-24, di mana mereka finis di posisi kedelapan Ligue 1. Musim pertamanya tidak diwarnai dengan kompetisi Eropa akibat posisi buncit tersebut. Namun, kedatangan sejumlah pemain berbakat seperti Mason Greenwood, Adrien Rabiot, Amine Gouiri, Pierre-Emile Hojbjerg, dan Manu Kone membawa angin segar. Greenwood bahkan menjadi salah satu top skor di divisi tersebut.
Berkat strategi dan performa impresif para punggawanya, Marseille berhasil menyelesaikan musim 2024-25 di posisi kedua Ligue 1 dengan 65 poin, memastikannya kembali ke kompetisi elite Eropa, Liga Champions, pada musim berikutnya. Sayangnya, perjalanan di Liga Champions tidak sesuai rencana. Meskipun berhasil mengalahkan tim-tim seperti Ajax dan Newcastle, kekalahan dari klub-klub kuat seperti Real Madrid dan Liverpool membuat mereka tersingkir hanya berdasarkan selisih gol.
Permasalahan di Eropa semakin diperparah oleh penampilan domestik yang naik turun. Puncaknya, kekalahan telak 5-0 dari PSG menjadi laga terakhir De Zerbi bersama Marseille dan menjadi kekalahan terburuk mereka dari sang rival.
Kendati berakhir dengan kekecewaan, De Zerbi meninggalkan jejak prestisius dengan membawa Marseille ke catatan kemenangan terbaik dalam 10 tahun terakhir, mencapai persentase kemenangan 57%. Selain itu, ia mencatatkan rekor poin rata-rata per game tertinggi ketiga dalam dekade terakhir, hanya kalah dari Jorge Sampaoli dan Igor Tudor.
Selama 590 hari masa jabatannya, De Zerbi memimpin total 69 laga, jauh di atas rata-rata durasi pelatih di bawah kepemilikan saat ini di Marseille. Meski petualangannya bersama Marseille berakhir, perjalanan De Zerbi dalam dunia sepak bola tampaknya masih panjang.
Artikel Tag: lionel messi, paris saint-germain, roberto de zerbi
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/analisis-kegagalan-de-zerbi-di-marseille-data-dan-fakta-lengkap
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini