Alvaro Arbeloa Tetap Optimistis Meski Fulham Telan Tiga Kekalahan Beruntun

Alvaro Arbeloa sebut tiga kekalahan awal tak tentukan musim Fulham. (Foto: Shaun Brooks - CameraSport via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Awal karier Alvaro Arbeloa sebagai manajer Fulham tidak berjalan sesuai rencana setelah menelan tiga kekalahan beruntun dalam tiga laga awal Premier League musim ini. Hasil mengecewakan kembali didapat The Cottagers usai dipaksa menyerah 2-3 dari tamunya, Crystal Palace, di Craven Cottage pada Sabtu (5/9/2026) malam WIB, meski sempat dua kali memimpin laga.
Kekalahan dari Crystal Palace menambah daftar catatan buruk Arbeloa setelah sebelumnya ditundukkan Chelsea dengan skor identik 2-3 serta takluk 0-1 saat bertandang ke markas Sunderland. Satu-satunya kemenangan yang berhasil diraih skuad asuhan mantan bek Real Madrid dan Liverpool tersebut musim ini hanya terjadi pada putaran kedua Carabao Cup saat menumbangkan tim League One AFC Wimbledon.
Gelombang kekecewaan dan cemoohan mulai terdengar dari pendukung setia yang memadati tribune Craven Cottage menyikapi kerapuhan lini belakang Fulham yang sudah kebobolan tujuh gol liga. Meski posisi tim terpuruk dan akan menghadapi laga berat melawan Liverpool serta Manchester United, Arbeloa yang menggantikan Marco Silva tetap menunjukkan mentalitas optimistis.
"Ini tiga pertandingan, tiga kekalahan, jadi ini situasi yang sulit. Dan sekarang Anda berpikir kami harus bertandang ke Anfield, lalu Manchester United datang ke Craven Cottage, jadi Anda bisa melihat dua pertandingan yang sangat sulit menanti kami," ujar Alvaro Arbeloa menyikapi situasi sulit yang dihadapi timnya saat ini.
"Kami tahu bahwa bulan ini akan menjadi bulan yang sangat berat, tetapi saya katakan kepada para pemain bahwa bulan ini tidak akan menentukan keseluruhan musim kami. Saya pikir mereka bekerja sangat keras. Mereka bermain, seperti hari ini, memberikan segalanya yang mereka miliki, dan dengan mentalitas serta karakter ini saya yakin kemenangan akan datang," pangkas sang manajer.
Satu-satunya hal positif dari filosofi menyerang yang diusung Arbeloa adalah ketajaman lini depan Fulham yang mampu mengemas empat gol dalam tiga laga tersebut, termasuk mencatatkan 25 tembakan saat menghadapi Crystal Palace. Namun, Arbeloa mengakui bahwa membenahi kerapuhan lini pertahanan menjadi tugas mendesak yang harus segera diselesaikan.
"Kami kebobolan gol-gol yang sangat mudah. Crystal Palace tidak perlu melakukan banyak hal untuk mencetak tiga gol. Itu adalah situasi yang mudah dikontrol, untuk mengendalikan gol yang kami derita, jadi itu bukan sesuatu yang membuat saya sangat khawatir. Ini mirip dengan beberapa gol Chelsea, dan kami harus belajar sangat cepat," tutur pelatih Fulham tersebut.
Arbeloa menegaskan bahwa konsentrasi penuh sangat dibutuhkan ketika tim dalam posisi unggul agar tidak mudah terkena serangan balik mematikan dari lawan. Ia berkomitmen untuk terus mengevaluasi kekurangannya jelang melakoni serangkaian laga krusial mendatang demi merebut poin perdana di kompetisi domestik.
"Jika Anda menang 2-1 di kandang sendiri, Anda tidak boleh membiarkan beberapa serangan balik dan situasi yang seharusnya tidak boleh terjadi ketika Anda dalam kondisi unggul. Kami akan terus bekerja keras dan memperbaiki setiap celah di lini belakang agar tampil jauh lebih solid pada pertandingan berikutnya," tegas Alvaro Arbeloa.
Artikel Tag: crystal palace, premier league, alvaro arbeloa, fulham
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/alvaro-arbeloa-tetap-optimistis-meski-fulham-telan-tiga-kekalahan-beruntun























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini