5 Hal Penting dari Laga Italia Melawan Spanyol di Kualifikasi Piala Dunia 2018

Penulis: Vina Enza
Jumat 07 Okt 2016, 17:13 WIB
5 Hal Penting dari Laga Italia Melawan Spanyol di Kualifikasi Piala Dunia 2018

Blunder Buffon yang menghasilkan gol bagi Spanyol melalui Vitolo

Ligaolahraga - Berita Kualifikasi Piala Dunia 2018: Laga Italia melawan Spanyol dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 grup G, berakhir imbang 1-1 di Juventus Stadium pada Kamis malam (06/10/2016) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Berikut 5 hal penting tersaji di dalamnya.

Spanyol unggul terlebih dahulu melalui gol Vitolo di menit ke-55 dan Azzuri menyamakan kedudukan di menit ke-82 melalui penalti Daniele De Rossi akibat pelanggaran oleh Sergio Ramos pada Eder. Dengan hasil ini Italia menambah rekor 40 pertandingan kandang tak terkalahkan, setelah terakhir mereka kalah di tahun 1999.

Berikut 5 hal penting yang terjadi di pertandingan akbar Italia kontra Spanyol: 

1. Penguasaan bola vs Serangan Balik
Kedua tim menurunkan dua formasi yang kontras, Italia pada pertandingan kali ini menggunakan formasi 3-5-2 yang biasa mereka gunakan dengan Alessandro Florenzi dan Mattia De Sciglio, tiga lini tengah diisi oleh Marco Parolo, Ricardo Montolivo dan De Rossi, sementara Graziano Pelle dan mengisi lini serang Gli Azzuri.

Sedangkan Spanyol menggunakan formasi 4-3-3 dengan Sergio Busquets yang memimpin lini tengah La Furia Roja bersama Andres Iniesta dan Koke, sedangkan Vitolo dan David Silva menemani Diego Costa di lini serang tim Matador.

Dengan formasi tersebut tim tamu lebih mendominasi penguasaan bola, David De Gea sama sekali tidak mendapat ancaman berarti dari tim asuhan Giampiero Ventura bahkan nol jumlah tembakan yang mengarah ke gawang di babak pertama, di sisi lain Spanyol tampil menyerang dan menghasilkan sembilan tendangan sudut dalam 45 menit pertama.

2. Rapatnya pertahanan Italia membuat frustasi Spanyol
Spanyol unggul dalam penguasaan bola dengan 73% dan jumlah umpan yang sukses sebanyak 91% namun mereka gagal menerobos pertahanan tim Azzuri. Pada babak pertama palang pintu Italia yang digawangi Alessio Romagnoli, Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli melakukan tugasnya dengan baik.

Hampir sepanjang babak pertama pemain Azzuri hanya berkutat di areanya sendiri hanya menyisakan sedikit tempat bagi tim asuhan Julen Lopetegui untuk bisa melakukan serangan, bahkan defender tim Matador Sergio Ramos dan Pique sempat maju membantu serangan namun masih gagal menembus gerendel Italia.

3. David Silva dan Vitolo menyulitkan Italia
Spanyol yang tak kunjung bisa menembus pertahanan Italia dibantu oleh David Silva dan Vitolo melalui pergerakan dan operan mereka dapat membuka sedikit demi sedikit area pertahanan Azzuri, jebakan offside yang diterapkan untuk mereka malahan menjadi salah satu keuntungan karena keduanya menjadi tidak terjaga.

Silva dan Vitolo tampak sangat menyatu dengan Diego Costa sehingga bisa membuat peluang, Silva dengan idenya namun masih kurang dalam eksekusinya. Barzagli yang diberi tugas menjaga pemain Manchester City terlihat kerepotan setiap kali ia berhasil masuk dalam kotak penalti.

4. Blunder Buffon harus dibayar mahal
Pada babak pertama pertandingan berakhir tanpa gol yang menjadikan laga di babak kedua menjadi lebih terbuka, skuat Italia mulai merangsek ke depan hingga meninggalkan celah di area tengah yang bisa dimanfaatkan oleh tim Matador.

Gol yang dicetak Vitolo memanfaatkan umpan yang dikirim oleh Busquets, dan merupakan sumbangan dari blunder yang dilakukan kapten Italia Gianluigi Buffon, seharusnya dengan mudah ia bisa menghalau bola yang menuju ke arahnya namun yang terjadi kiper berusia 38 tahun tersebut salah melakukan tendangan dan kehilangan bola, dalam sekejap saja Vitolo yang mengalami musim buruk di La Liga bisa menceploskan bola ke gawang Buffon.

5. Kesalahan Spanyol di menit akhir membuyarkan segalanya
Setelah berhasil unggul Spanyol hanya mengendalikan permainan selama 10 sampai 15 menit, sementara Italia semakin menambah daya gedornya dengan menurunkan Ciro Immobile sebagai pengganti Pelle dan Parolo diganti oleh Belloti. Pergantian tersebut membuahkan hasil La Furia Roja menjadi banyak kehilangan bola.

Dan bencana terjadi ketika Sergio Ramos melakukan pelanggaran terhadap Eder di kotak terlarang dan menghasilkan penalti bagi tim tuan rumah, De Rossi berhasil melakukan tugasnya dengan baik hingga membuat Italia menyamakan kedudukan 1-1. Penampilan buruk Ramos di level klub ternyata berlanjut di level timnas.

Artikel Tag: Italia, Spanyol, Azzuri, La Furia Roja, Kualifikasi Piala Dunia, zona Eropa, Grup G, Juventus Stadium, vitolo, Daniele De Rossi

994  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini